URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka menguatkan implementasi pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja di Sekolah/ Madrasah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah selenggarakan kegiatan “Pertemuan Koordinasi Lintas Program Lintas Sektor dalam Penguatan Implementasi Pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja dalam Rangka Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah dan TP UKS/M Tahun 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dalam Rangka Penguatan UKS Tahun 2022, Dinkes Jateng Gelar Koordinasi Lintas Sektor

Dalam Rangka Penguatan UKS Tahun 2022, Dinkes Jateng Gelar Koordinasi Lintas Sektor

Dalam Rangka Penguatan UKS Tahun 2022, Dinkes Jateng Gelar Koordinasi Lintas Sektor

Dalam rangka menguatkan implementasi pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja di Sekolah/ Madrasah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah selenggarakan kegiatan “Pertemuan Koordinasi Lintas Program Lintas Sektor dalam Penguatan Implementasi Pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja dalam Rangka Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah dan TP UKS/M Tahun 2022.

Dalam Kegiatan tersebut hadir 6 narasumber dari Kemenkes RI, Dosen Fakultas Psikologi UNIKA Soegijapranata Semarang, Dikdisbud Provinsi, Kanwil Kemenag Jateng, Biro Kesra Setda, dan perwakilan Kepala Sekolah yang terpilih.

Sementara Terpilihnya Waluya, M.Pd, kepala SMP Negeri 2 Tengaran, Kabupaten Semarang. Bukan tanpa alasan, ia pantas sebagai narasumber untuk mewakili ribuan sekolah di Jateng , hal ini karena yang bersangkutan menerapkan konsep pelayanan kesehatan pada siswa melalui UKS yang memenuhi standar kesehatan. Selain itu, Waluya juga telah membawa sekolahnya menjadi juara 1 sekolah sehat tingkat Jawa Tengah, dan masuk 5 besar tingkat nasional.

Waluya, dalam paparannya menyampaikan best practice “Implementasi Pengembangan Model Sekolah Sehat”

Waluya menekankan betapa pentingnya mengintegrasikan pola hidup sehat dalam kegiatan belajar mengajar, selain itu penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di sekolah dapat mendorong tercapainya prestasi-prestasi. “tentu saja, jika tubuh kita sehat, maka kita semua akan menjadi semangat, guru karyawannya semangat dalam bekerja, siswa nya semangat dalam belajar”ujar Waluya.

Peserta tengah mengikuti pemaparan materi

Ia menyebutkan prestasi-prestasi yang telah di raih oleh SMPN 2 Tengaran (SMP Griduta) diantaranya mendapat penghargaan dari LEPRID sebagai sekolah dengan inovasi terbanyak, tak tanggung-tanggung ada 55 inovasi yang dilakukan oleh sekolah termasuk dalam pelayanan kesehatannya. Juga menjadi juara 2 nasional dalam lomba Green School Rank (Sekolah Hijau). Selain itu, saat ini SMP Griduta menyandang sebagai Sekolah adiwiyata Provinsi dan tengah mempersiapkan diri maju sebagai adiwiyata nasional. “Prestasi prestasi tersebut telah melengkapi capaian-capaian SMP Griduta selama ini” tambah Waluya.

Kegiatan seminar itu dibuka oleh Kepala Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, berlangsung di Hotel Kesambi Hijau Semarang. Hal ini agar dapat menjangkau banyak peserta karena lokasinya ditengah tengah.

kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara offline dan online, dari 25 Kabupaten Kota di Jawa Tengah.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved