URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga hingga kini belum membentuk fraksi dan alat kelengkapan dewan karena masih menunggu penetapan Ketua DPRD definitif untuk periode 2024-2029. Ketua sementara DPRD, Dance Ishak Palit, menyatakan bahwa proses tersebut tergantung pada keputusan partai, dan pihaknya tidak dapat memastikan kapan penetapan ketua definitif akan dilakukan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dance Ishak Palit Sebut Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan Belum Bisa Dilakukan, Karena Apa?

Dance Ishak Palit Sebut Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan Belum Bisa Dilakukan, Karena Apa?

Dance Ishak Palit Sebut Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan Belum Bisa Dilakukan, Karena Apa?

Dance Ishak Palit
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga hingga saat ini belum membentuk fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya.

Ketua DPRD Kota Salatiga Sementara, Dance Ishak Palit, mengatakan bahwa pembentukan alat kelengkapan dewan belum bisa dilakukan sebelum ketua definitif periode 2024-2029 ditetapkan.

“Kami masih menunggu penetapan ketua (DPRD) definitif. Setelah ketua definitif ditetapkan, kami segera membentuk alat kelengkapan DPRD,” katanya, baru-baru ini.

Ditanya soal kapan Ketua DPRD definitif akan ditetapkan, Dance mengaku belum bisa memastikan hal tersebut.

“Itu di luar ranah kami. Kami hanya bisa menunggu keputusan partai,” ujarnya.

Dance menyatakan, pihaknya juga telah bertemu dengan seluruh anggota DPRD Kota Salatiga yang baru guna membahas alat kelengkapan dewan.

“Kami sepakat ke depan untuk tidak saling menang-menangan. Antarpartai politik dan wakilnya di DPRD harus kompak bekerja untuk masyarakat dan memajukan Kota Salatiga,” tegasnya.

Menurutnya, secara sumber daya manusia (SDM), anggota DPRD Kota Salatiga sangat mumpuni untuk mengemban amanah masyarakat setempat.

“Kami memiliki tugas untuk menyusun RPJPD (Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah), maka dari itu saya imbau teman-teman anggota DPRD segera menyiapkan diri untuk melaksanakan tugasnya,” ucapnya.

Pihaknya berharap, setelah alat kelengkapan DPRD terbentuk, para wakil rakyat bisa langsung melaksanakan tugas masing-masing.

“Banyak pekerjaan di depan mata,” ucapnya.

Sebagai informasi, dari 25 anggota DPRD Kota Salatiga periode 2024-2029, sebanyak 15 orang merupakan wajah baru, sedangkan 10 orang lainnya adalah incumbent atau petahana.

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved