URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
- Puluhan mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina dikirim ke Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara menggunakan Kapal Perang KRI Makassar-590, Rabu (4/1/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dari Pelabuhan Tanjung Emas, 20 Mobil BBM Dikirim ke Karimunjawa Menggunakan Kapal Perang

Dari Pelabuhan Tanjung Emas, 20 Mobil BBM Dikirim ke Karimunjawa Menggunakan Kapal Perang

Dari Pelabuhan Tanjung Emas, 20 Mobil BBM Dikirim ke Karimunjawa Menggunakan Kapal Perang

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Puluhan mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina dikirim ke Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara menggunakan Kapal Perang KRI Makassar-590, Rabu (4/1/2023). Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat karena stok BBM di Pulau itu masuk dalam kategori deadstock atau sudah tidak bisa dijual untuk konsumsi.

KRI Makassar – 590 sebelumnya sudah merapat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sejak hari Selasa (3/1) malam kemarin. Siang ini dilakukan loading barang ke kapal dan kapal akan berlayar pada hari Kamis (5/1/2023) pagi.

Area Manager Comm, Rel dan CSR Patraniaga Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengatakan, ada 20 mobil tangki yang dikirim. Jumlah itu menyesuaikan kondisi Biosolar dan Pertalite di Karimunjawa masih ada sekitar 800 liter. Menurutnya stok itu sudah tidak bisa lagi dijual ke konsumen.

“Ada SPBU di Karimunjawa. Stok Biosolar dan Pertalite sudah menipis ya. Ada tapi tidak bisa lagi dijual karena deadstock 800-900 liter. Dexlite masih sisa sedikit. Data terakhir 400 liter,” ujar Brasto di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (4/1/2023).

Oleh karena itu, m pihak Pertamina berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghubungi langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan kemudian dibantu dengan KRI Makassar.

“Ini kita kirim pakai ada 20 mobil tangki masing-masing kapasitas 5 KL, total 100 KL akan kita kirimkan dengan rincian 65 KL Biosolar, 30 KL Pertalite dan 5 KL Dexlite,” jelasnya.

Ia menjelaskan stok yang dikirim diharapkan bisa memenuhi kebutuhan di Karimunjawa selama dua pekan. Jika kondisi ombak sudah membaik maka pengiriman stok akan bisa dilakukan rutin seperti normal.

“Jadi pengiriman rata-rata dari Semarang ke Karimunjawa bisa untuk 10 hari hingga dua minggu itu 90 kilo liter. Pertalite biasanya ketahanan konsumsi harian 1.900 liter, Biosolar normalnya 3.700 liter, Dexlite 73 liter, jadi yang ini berkirsar 10 hari sampai dua minggu,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga sempat meinjau KRI Makassar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didampingi Komandan KRI Makassar-590 Mayor Laut (P) Hadi Subandi. Ia menyebut bantuan yang akan dikirim berasal dari banyak sektor mulai Pertamina, PLN, BPBD dan Pemprov Jateng.

“Dari PLN mengirimkan 5 unit Genset Statis dan 2 unit Genset Crane. Lalu ada beras 7 ton dari Pemprov serta paket sembako sebanyak 400 dari BPBD,” terangnya.

Ganjar mengaku bantuan kapal perang tersebut sangat membantu pengiriman pasokan di remote area yang terkendala cuaca dan gelombang tinggi. Seperti halnya Pertamina yang armada pengangkutnya tidak bisa berlayar karena gelombang tinggi, dengan bantuan kapal perang, pasokan bisa segera dikirim.

“Maka dengan Angkatan Laut kemarin menyampaikan ada KRI yang bisa membantu dan bisa loading dengan cara yang tidak biasa. Jadi ini bagian dari cara kita menyelesaikan di remote area dengan kondisi cuaca yang seperti ini,” paparnua.

Disisi lain, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto menyebut kondisi tersebut sudah terjadi sejak 29 Desember 2022. Dirinya menjelaskan untuk stok logistik pangan masih ada namun pada BBM kurang.

“Yang krusial bukan pangan tapi BBM. Sampai 29 Desember kemarin yang tersisa hanyak Dexlite, yang lain deathstock, tidak bisa dijual lagi,” bebernya.

Menurutnya, Cuaca buruk dan ombak tinggi membuat Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) Liang Indah yang biasa memasok BBM Pertamina ke Karimunjawa tidak bisa melakukan pengiriman. Maka bekerjasama dengan TNI AL dikerahkan KRI Makassar – 590.

“Diharapkan yang dari sini bisa untuk bertahan 15 hari sejak tiba. Semoga setelah ini tangker reguler bisa dikirim. Sebenarnya Pertamina ada tangker reguler, tapi tidak diizinkan berlayar karena gelombang tinggi,” jelasnya.

Sementara itu BBM untuk pembangkit listrik, lanjut Sujarwanto, masih aman hingga 32 hari kedepan. Namun ada masalah soal kelistrikan dimana genset rusak dan genset cadangan juga sempat bermasalah. Maka dengan kapal perang itu juga dikirim dari PLN berupa 5 unit Genset Statis dan 2 unit Genset Crane

“Genset satu hari padam kemarin, kan masih andalkan PLTD. BBM untuk genset listrik di Karimunjawa masih 32 hari tapi mesinnya rusak. Cadangannya juga ada eror, dibenahi sehari, menyala tapi jika situasi seperti ini terjadi, genset mati, SPBU juga tidak bisa jualan juga, maka kita kirim genset secukupnya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Komandan KRI Makassar-590, Mayor Laut (P) Hadi Subandi menerangkan KRI Makassar dengan bobot 11 ribu ton akan berangkat hari Kamis (5/1) pagi besok. Dengan kondisi ombak saat ini, perkiraan waktu perjalanan mencapai 10 jam.

“InsyaAllah tidak ada kendala. Sekitar 10 jam ke Karimunjawa semoga cuacanya baik,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved