URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ibu ketua tim pengerak PKK Salatiga, Denok Respati Sinoeng memimpin langsung pelaksanan Lomba PKK di Kumpulrejo, yang Sebelumnya Kegiatan ini Sempat Terhenti Karena Pandemi Covid-19.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Denok Respati Sinoeng Pimpin Lomba PKK di Kumpulrejo, Sebelumnya Kegiatan Sempat Terhenti Karena Pandemi Covid

Denok Respati Sinoeng Pimpin Lomba PKK di Kumpulrejo, Sebelumnya Kegiatan Sempat Terhenti Karena Pandemi Covid

Denok Respati Sinoeng Pimpin Lomba PKK di Kumpulrejo, Sebelumnya Kegiatan Sempat Terhenti Karena Pandemi Covid

featured-img

Ada yang menarik saat dilangsungkannya lomba 10 program pokok PKK dan Aku hatinya PKK Kota Salatiga, di Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo Salatiga, kamis 13 Oktober 2022 siang. Bagaimana tidak aneka hasil daur ulang limbah sampah, dibentuk menjadi barang dengan nilai ekonomis tinggi itu dipakai menjadi hiasan yang dikenakan anak anak dalam rangka menyambut kehadiran ibu ketua tim pengerak PKK Salatiga, Denok Respati Sinoeng, sekaligus memimpin langsung pelaksanan Lomba PKK di Kumpulrejo, yang Sebelumnya Kegiatan ini Sempat Terhenti Karena Pandemi Covid-19.

Menurut istri Pj walikota, Kelurahan Kumpulrejo sendiri menjadi peserta terakhir dalam Lomba 10 Program Pokok PKK dan Aku Hatinya PKK Kota Salatiga di tingkat Kecamatan Argomulyo. Sementara itu pelaksanaan lomba yang berlangsung di RT 2 RW VI Tetep, Wates, Kumpulrejo menekankan pada penangganan limbah sampah rumah tangga dan perbedaan ekonomi dalam pengelolaan sampah terkhusus plastik.

Di RW ini juga mengunggulkan Posyandu Balita sebagai upaya mencegah stunting. Serta Kelompok Tani Sukasari dengan mengelola sayur mayur yang ditanam sendiri di lingkungan pekarangan sekaligus menambah pendapatan rumah tangga.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Salatiga Yuni Ambarwati.

Disatu sisi Denok sempat terkesima saat berlangsungnya Konser Dadakan yang mengusung tembang ‘Ojo Dibandingke’, yang tengah viral.

Dalam sambutan selamat datangnya, Camat Argomulyo yang didampingi Lurah Kumpulrejo berharap dengan lomba ini akan didapatkan pemenang yang bisa menginspirasi daerah lain.

Camat Argomulyo Agus Wibowo menuturkan keberadaan PKK bukan hanya milik perempuan tapi juga laki-laki. Sehingga, PKK kata dasarnya berasal keluarga ada ibu, bapak dan anak.

“Sehingga, tanpa ada bapak-bapak tidak ada keluarga yang Sakinah mawaddah warahmah. Kultur yang ada di Kumpulrejo wilayah pedesaan dan terus dipertahankan dengan mengedepankan sengkuyung, gotong royong dan menjaga kekompakan dan kebersamaan,” ujar Agus.

Ia juga menyampaikan, jika Pj Wali Kota Sinoeng N Rachmadi sempat hadir dan mengetahui jika semua program lebih ke peningkatan ekonomi.

Hasil Kelompok Wanita Tani (KWT) dengan mengelola pemerasan susu hingga bisa mengakses ke Provinsi dan mendapatkan bantuan pembuatan keju mozzarella.

“Ini nanti tidak ‘dibanding-bandingke’, tapi penilaian secara obyektif. Sekaligus ada pembinaan secara menyeluruh sehingga dalam penyajiannya kami harapkan ditampilkan apa adanya,” ungkap Denok Respati Sinoeng.

Dirinya mengaku sangat kagum dan menyebut luar biasa, keberadaan Kelurahan Kumpulrejo yang sempat meraih juara favorit dalam lomba video HUT RI ke-77.

Terkait penilaian di Kumpulrejo, Denok merasa tetap berbeda dengan pedesaan.

“Tetap beda, hangat dan kiri kanan asri. Warga yang ramah menjadi ciri khas dusun,” ungkap Denok Sinoeng.

Dibalut program Jogo Tonggo, ia berharap menjadi kegiatan yang melibatkan semua unsur. Kegiatan lomba semacam ini, memiliki nilai positif yang sangat besar dan dapat membangkitkan kader PKK dan memicu semua elemen memberikan terbaiknya.

Sejumlah tamu undangan saat dihibur lagu ojo dibandingke yang syairnya telah diubah

BACA JUGA :

M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar