URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepala LKPP RI, Hendrar Prihadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (11/11). Di kota dawet ayu, pria yang akrab disapa Hendi itu tiba untuk melakukan dialog dengan seluruh kepala organisasi perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Di Banjarnegara, Hendi Minta Pemkab Maksimalkan Potensi Daerah

Di Banjarnegara, Hendi Minta Pemkab Maksimalkan Potensi Daerah

Di Banjarnegara, Hendi Minta Pemkab Maksimalkan Potensi Daerah

featured-img

Kepala LKPP RI, Hendrar Prihadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (11/11). Di kota dawet ayu, pria yang akrab disapa Hendi itu tiba untuk melakukan dialog dengan seluruh kepala organisasi perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Didampingi oleh sejumlah pejabat eselon 2 dan 3 LKPP RI, kedatangan Hendi diterima langsung oleh Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto.

Di pendapa kabupaten, Hendi meminta agar Pemkab Banjarnegara dapat memaksimalkan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan belanja pemerintah. Sebab menurutnya, jika anggaran belanja pemerintah kabupaten bisa berputar di wilayah sendiri, maka perekonomian Banjarnegara dapat terdongkrak. Sehingga Hendi pun kemudian mendorong Pemkab Banjarnegara untuk bisa mengintegrasikan kebutuhan belanjanya dengan potensi usaha setempat, terkhusus usaha mikro kecil.

Untuk itu sebagai langkah awal, dirinya pun meminta agar seluruh pelaku usaha mikro kecil dapat dibantu dalam pengurusan nomor induk berusaha (NIB), untuk selanjutnya didampingi dalam menayangkan produk ke sistem katalog elektronik. “Segera saja dikumpulkan seluruh pelaku usaha mikro kecil yang berpotensi, lalu lakukan pengurusan NIB dan akun SPSE di tempat. Nanti dari LKPP juga nungguin di tempat sampai produknya bisa dibeli di katalog,” ungkap Hendi.

Lebih lanjut, Hendi juga menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, LKPP juga harus memastikan proses pengadaan barang / jasa pemerintah bersih dari praktik KKN. Sehingga dirinya berharap komunikasi antara Pemkab Banjarnegara dan LKPP bisa terbuka, untuk kemudian bisa dilakukan supervisi dalam proses pengadaan yang akan dilakukan. “Sekarang eranya sudah lain, sekarang eranya kita membangun republik ini dengan sebuah transparansi,” tegas mantang Walikota Semarang itu.

Di sisi lain, Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto mengapresiasi semangat Hendi untuk turun ke daerah melihat kondisi di lapangan. “Semoga dengan mas Hendi datang ke sini, ke depan kita bisa lebih baik lagi, serta mendapat pencerahan terkait pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa Kabupaten Banjarnegara,” tuturnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara