URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satresnarkoba Polres Salatiga meraih peringkat ke-15 dari 35 Polres jajaran Polda Jateng dalam evaluasi Oktober 2025 berkat keberhasilan mengungkap berbagai kasus narkoba. Capaian ini hasil kerja keras tim di bawah pimpinan AKP Henri Widyoriani dengan dukungan Kapolres AKBP Veronica yang menekankan semangat Presis

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dibawah Komando AKP Henri, Satresnarkoba Polres Salatiga Raih Peringkat 15 Jajaran Polda Jateng

Dibawah Komando AKP Henri, Satresnarkoba Polres Salatiga Raih Peringkat 15 Jajaran Polda Jateng

Dibawah Komando AKP Henri, Satresnarkoba Polres Salatiga Raih Peringkat 15 Jajaran Polda Jateng

Satresnarkoba Polres Salatiga meraih peringkat ke-15 dari 35 Polres jajaran Polda Jateng dalam evaluasi Oktober 2025 berkat keberhasilan mengungkap berbagai kasus narkoba. Capaian ini hasil kerja keras tim di bawah pimpinan AKP Henri Widyoriani dengan dukungan Kapolres AKBP Veronica yang menekankan semangat Presis
Foto Arief Rasika
Kasat Narkoba AKP Henri Widyoriani
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Salatiga torehkan prestasi membanggakan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja jajaran Polda Jawa Tengah periode Oktober 2025, Satresnarkoba Polres Salatiga berhasil menempati peringkat ke-15 dari 35 Polres/ta di jajaran Polda Jateng.

Prestasi tersebut diraih berkat kerja keras dan komitmen personel Satresnarkoba dalam mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Salatiga, dengan total barang bukti yang diamankan lebih dari 1 ons sabu dan lebih dari 4.000 butir obat terlarang berbagai jenis.

Kasatresnarkoba Polres Salatiga AKP Henri Widyoriani, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja tim yang solid serta dukungan penuh dari pimpinan Polres Salatiga.

“Peringkat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Kami tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat agar sadar akan bahaya narkoba,” tegas AKP Henri Widyoriani, S.H.

Sementara itu, Kapolres Salatiga AKBP Veronica, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajarannya yang terus menunjukkan konsistensi dan integritas dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Saya bangga dengan kerja keras seluruh anggota Satresnarkoba. Prestasi ini menunjukkan kesungguhan Polres Salatiga dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba. Terus pertahankan semangat, tingkatkan profesionalisme, dan junjung tinggi nilai-nilai Presisi,” ucap Veronica,

Dengan semangat Presisi, Polres Salatiga terus memperkuat langkah pencegahan, penindakan, dan kerja sama lintas sektor dalam menekan peredaran narkoba. Komitmen Polres Salatiga untuk mewujudkan Kota Salatiga yang aman, bersih, dan bebas narkoba.

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum