RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Diduga Banyak Masalah, Warga Bringin Nekat Gantung Diri Dikebun Pulutan JB

Diduga Banyak Masalah, Warga Bringin Nekat Gantung Diri Dikebun Pulutan JB

Diduga Banyak Masalah, Warga Bringin Nekat Gantung Diri Dikebun Pulutan JB

Sesosok mayat dalam keadaan gantung diri menggemparkan warga Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, jumat 27.5.22 siang.

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh warga yang hendak menunaikan shalat Jumat.mayat berada
di kebun milik Nur Abidin (39) warga Pulutan RT 01 RW 02 Kelurahan Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

Korban ditemukan menggantung dipohon duku, dengan menggunakan tali dadung plastik warna putih sepanjang kurang lebih 2,5 meter. Korban mengenakan kaos rangkap dua, kaos pertama warna putih motif garis hitam berkerah, kaos kedua warna hitam, celana jeans warna biru, sandal jepit warna hitam merk swallow dan tas selempang warna abu-abu merk “More Back” yang berisi masker warna abu – abu KTP dan kartu vaksin.

Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung memberitahu warga lainya dan menghubungi Polsek Sidorejo Polres Salatiga untuk penyelidikan lebih lanjut.

Saat petugas ditkp mendapati identitas korban diketahui bernama Sabar (61) warga Dusun Krajan RT 04 RW 01 Kel Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Sidorejo Lor bahwa tidak ada luka lebam ataupun tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban, lidah menjulur keluar, untuk anus bersih dari feces dan pada kemaluan keluar cairan sperma.

Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto langsung memeriksa korban dilokasi kejadian.

Korban gantung diri saat diketemukan warga di Pulutan Salatiga (Poto dok ist)

Dilain pihak, menanggapi penemuan mayat gantung diri di sebuah pohon yang berada di belakang masjid Asy Syarkowi, Pulutan, Sidorejo, Kota Salatiga, Jumat, (27/5/2022), siang, Kades Bringin Yamzuri membenarkan pria tersebut adalah warganya.

“Ya benar, Pak Sabar warga Bringin,”katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Ketika ditanya soal latar belakang korban yang sebelumnya desas desus dikabarkan terlibat persoalan, Yamzuri menyampaikan tidak tahu pasti.”Kalau kasusnya kami belum tahu persis, namun informasi dari teman – teman itu kan yang “Nganu”, begitu,”ucap Kades.

Seperti diketahui seorang pria ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon yang berada di belakang masjid Asy Syarkowi, Pulutan, Sidorejo, Kota Salatiga, Jumat, (27/5/2022).

Mayat pria tersebut diketahui warga sekitar pukul 11.30 wib saat hendak berangkat solat Jumat.

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama