URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak tiga ruang kelas semi permanen yang ada di lingkungan pondok pesantren (ponpes) Darul Amanah, Dusun Wawar Lor, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang terbakar, Senin (2/10/2023). Akibatnya, proses belajar mengajar sempat terganggu karena santri dan pengajar berhamburan menyelamatkan diri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Korsleting Listrik, Tiga Ruang Kelas Ponpes Darul Amanah Jambu Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Tiga Ruang Kelas Ponpes Darul Amanah Jambu Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Tiga Ruang Kelas Ponpes Darul Amanah Jambu Terbakar

Tiga ruang kelas Ponpes Darul Amanah Dusun Wawar Lor, Desa Bedono, Kecamatan Jambu ludes terbakar, Senin (2/10/2023). Foto: tangkap layar video warga

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak tiga ruang kelas semi permanen yang ada di lingkungan pondok pesantren (ponpes) Darul Amanah, Dusun Wawar Lor, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang terbakar, Senin (2/10/2023). Akibatnya, proses belajar mengajar sempat terganggu karena santri dan pengajar berhamburan menyelamatkan diri.

Kebakaran yang diperkirakan terjadi pada pukul 10.45 WIB ini kali pertama diketahui oleh Prasetyo Laksono (20), seorang guru yang mengajar di salah satu ruang kelas Ponpes Darul Amanah.

“Saya tahunya dari ruangan sebelah kok berasap, setelah saya cek ternyata kondisinya sudah terbakar,” ungkapnya.

Mengetahui hal itu, ia kembali ke ruangannya dan memerintahkan santrinya keluar kelas untuk menyelamatkan diri. Selanjutnya pihak sekolah menghubungi Kadus Wawar Lor dan Polsek Jambu.

“Personel Polsek Jambu yang datang ke lokasi dibantu para pengajar dan santri berusaha memadamkan api dengan alat seadanya dengan terlebih dahulu memutus aliran listrik,” ungkap Kapolsek Jambu AKP M Budiyanto.

Dijelaskan Kapolsek, kebakaran ini menimpa tiga ruang semi permanen, di mana api berasal dari gudang yang berada di salah satu ruang kelas dan merambat ke dua ruang kelas yang berada di sampingnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Api dapat dipadamkan sekira pukul 11.40 WIB dengan mengerahkan 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Ambarawa,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik di gudang salah satu ruang kelas. Pihak Polsek Jambu maupun unit Damkar Pos Ambarawa masih disiagakan di lokasi yang telah dipasangi garis polisi. (win)

BACA JUGA :

Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Muhammad Rivai, warga Cebongan, Salatiga, melaporkan penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan mobil Nissan Grand Livina ke Itwasda Polda Jateng pada Kamis (3/9/2026). Langkah itu dilakukan setelah terdakwa AG divonis 1 tahun 8 bulan, sementara kendaraan milik Rivai senilai sekitar Rp150 juta belum diketahui keberadaannya.
Livina Hilang, Setelah Ketemu tak ada Kejelasan , Korban Melapor ke Itwasda Polda
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved