URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Senin (29/7/2024) sekitar pukul 21.50 WIB, sebuah mobil Daihatsu Xenia terbakar di ruas tol Ungaran-Bawen KM 440.100, diduga akibat korsleting. Pengemudi, Apolonius Pekik Nugroho (42), bersama enam penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri sebelum api melahap seluruh mobil.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Korsleting, Sebuah Mobil Terbakar di Tol Bawen

Diduga Korsleting, Sebuah Mobil Terbakar di Tol Bawen

Diduga Korsleting, Sebuah Mobil Terbakar di Tol Bawen

Mobil Daihatsu Xenia terbakar di tol Ungaran-Bawen KM 440.100 B, Senin (29/7/2024) malam. Foto: Dok. Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
Mobil Daihatsu Xenia terbakar di tol Ungaran-Bawen KM 440.100 B, Senin (29/7/2024) malam. Foto: Dok. Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah mobil Daihatsu Xenia terbakar di ruas tol Ungaran-Bawen KM 440.100, Senin (29/7/2024) sekira pukul 21.50 WIB. Diduga mobil yang dikemudikan oleh Apolonius Pekik Nugroho (42) mengalami korsleting sehingga menyebabkan kebakaran.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco menyampaikan, pihaknya menerima laporan dari PT Trans Marga Jateng (TMJ) pada pukul 21.56 WIB. Satu unit armada Damkar Pos Ambarawa diterjunkan untuk memadamkan api.

“Selang 15 menit petugas sudah sampai TKP. Sekitar pukul 23.55 WIB TKP sudah steril,” kata Anang saat dikonfirmasi di Ungaran, Selasa (30/7/2024).

Tidak ada korban dalam musibah tersebut. Pengemudi beserta enam penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri sebelum api melalap seluruh badan mobil.

“Kami mengimbau agar setiap kendaraan, terutama mobil menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) agar kejadian serupa bisa diantisipasi,” ujarnya.

Sementara Marketing Communication PT TMJ Dian Saputra menerangkan kejadian bermula saat mobil Xenia masuk dari Bawen menuju Semarang, setiba di KM 440.100 B pengemudi meminggirkan mobil di bahu luar karena muncul asap di dalam kabin.

“Mobil diduga mengalami korsleting. Setelah itu pengemudi dan enam orang penumpang keluar dari mobil,” paparnya. (win)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved