KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dikukuhkan Menjadi Guru Besar UIN Salatiga, Prof Rasimin Berangkat ke Kampus Naik Vespa

Dikukuhkan Menjadi Guru Besar UIN Salatiga, Prof Rasimin Berangkat ke Kampus Naik Vespa

Dikukuhkan Menjadi Guru Besar UIN Salatiga, Prof Rasimin Berangkat ke Kampus Naik Vespa

Prof Dr Rasimin MPd (Wakil Dekan Bidang I Bidang Kelembagaan dan Administrasi Keuangan) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, berangkat ke kampus dengan diarak anggota HMI Kota Salatiga dengan Konvoi Vespa dan Jip.
Foto Arief Rasika
Dikukuhkan menjadi Guru Besar, Prof. Dr. Rasimin M. Pd. berangkat ke kampus UIN di JLS dengan mengendarai Vespa dan diantar puluhan anggota HMI lainya.

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Prof Dr Rasimin MPd (Wakil Dekan Bidang I Bidang Kelembagaan dan Administrasi Keuangan) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, berangkat ke kampus dengan diarak anggota HMI Kota Salatiga dengan Konvoi Vespa dan Jip.

“Ya, saya anggota komunitas Vespa dan Jip. Saya kolektor Vespa,” kata Rasimin.

Dia mengapresiasi mahasiswa dan anggota HMI Salatiga yang melakukan konvoi tersebut.

Karena Vespa merupakan kendaraan koleksi rakyat, yang telah membumi. Dengan konvoi Vespa dan Jip ini Rasimin merasa bersama masyarakat.

“Guru Besar ini merupakan persembahan saya untuk siapa saja, semoga ilmu yang saya dapat juga bisa bermanfaat kepada siap saja,” ujarnya.

Rasimin berasal Pegunungan Trunojoyo, Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati.

Memulai pendidikan dari SD, MTs, lalu SMA Wahid Hasyim Pati, dan S1 IAIN Kudus. Kemudian mendapat beasiswa Program S2 Supersemar Unnes, dan Program S3 di Universitas Pendidikan Indonesia.

Prof Rasimin, seorang intelektual organik Universitas Islam Negeri Salatiga. Dia meraih gelar Guru Besar Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Pidato Guru Besar berjudul “Pokoknya Post-Humanise: Menakar Tantangan dan Peluang Pendidikan IPS.” Rasimin mengeksplorasi era post-humanisme sebagai fase transisi epistem manusia. Ia menyatakan.

“Kita berada di masa yang mengubah pijakan pemikiran manusia secara mendasar. Era post-humanisme membawa perubahan luar biasa dalam masyarakat,”
Ujarnya.

Seperti diketahui hari ini (rabu 15 november 2023) tiga Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, dikukuhkan di Kampus 3 UIN JLS Lingkar Selatan Salatiga.

Mereka adalah Prof Dr Agus Waluyo MAg, Prof Dr Anton Bawono MSi, dan Prof Dr Rasimin MPd, yang dikukuhkan oleh Rektor UIN Salatiga Prof Dr Zakiyuddin Baidhawy MAg.

– Prof. Dr. Rasimin M. Pd. Saat diwawancarai Rasika
– Suasana saat rombongan Rasimin star dari kantor HMI Salatiga

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]