URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Prof Dr Rasimin MPd (Wakil Dekan Bidang I Bidang Kelembagaan dan Administrasi Keuangan) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, berangkat ke kampus dengan diarak anggota HMI Kota Salatiga dengan Konvoi Vespa dan Jip.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dikukuhkan Menjadi Guru Besar UIN Salatiga, Prof Rasimin Berangkat ke Kampus Naik Vespa

Dikukuhkan Menjadi Guru Besar UIN Salatiga, Prof Rasimin Berangkat ke Kampus Naik Vespa

Dikukuhkan Menjadi Guru Besar UIN Salatiga, Prof Rasimin Berangkat ke Kampus Naik Vespa

Prof Dr Rasimin MPd (Wakil Dekan Bidang I Bidang Kelembagaan dan Administrasi Keuangan) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, berangkat ke kampus dengan diarak anggota HMI Kota Salatiga dengan Konvoi Vespa dan Jip.
Foto Arief Rasika
Dikukuhkan menjadi Guru Besar, Prof. Dr. Rasimin M. Pd. berangkat ke kampus UIN di JLS dengan mengendarai Vespa dan diantar puluhan anggota HMI lainya.
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Prof Dr Rasimin MPd (Wakil Dekan Bidang I Bidang Kelembagaan dan Administrasi Keuangan) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, berangkat ke kampus dengan diarak anggota HMI Kota Salatiga dengan Konvoi Vespa dan Jip.

“Ya, saya anggota komunitas Vespa dan Jip. Saya kolektor Vespa,” kata Rasimin.

Dia mengapresiasi mahasiswa dan anggota HMI Salatiga yang melakukan konvoi tersebut.

Karena Vespa merupakan kendaraan koleksi rakyat, yang telah membumi. Dengan konvoi Vespa dan Jip ini Rasimin merasa bersama masyarakat.

“Guru Besar ini merupakan persembahan saya untuk siapa saja, semoga ilmu yang saya dapat juga bisa bermanfaat kepada siap saja,” ujarnya.

Rasimin berasal Pegunungan Trunojoyo, Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati.

Memulai pendidikan dari SD, MTs, lalu SMA Wahid Hasyim Pati, dan S1 IAIN Kudus. Kemudian mendapat beasiswa Program S2 Supersemar Unnes, dan Program S3 di Universitas Pendidikan Indonesia.

Prof Rasimin, seorang intelektual organik Universitas Islam Negeri Salatiga. Dia meraih gelar Guru Besar Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Pidato Guru Besar berjudul “Pokoknya Post-Humanise: Menakar Tantangan dan Peluang Pendidikan IPS.” Rasimin mengeksplorasi era post-humanisme sebagai fase transisi epistem manusia. Ia menyatakan.

“Kita berada di masa yang mengubah pijakan pemikiran manusia secara mendasar. Era post-humanisme membawa perubahan luar biasa dalam masyarakat,”
Ujarnya.

Seperti diketahui hari ini (rabu 15 november 2023) tiga Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, dikukuhkan di Kampus 3 UIN JLS Lingkar Selatan Salatiga.

Mereka adalah Prof Dr Agus Waluyo MAg, Prof Dr Anton Bawono MSi, dan Prof Dr Rasimin MPd, yang dikukuhkan oleh Rektor UIN Salatiga Prof Dr Zakiyuddin Baidhawy MAg.

– Prof. Dr. Rasimin M. Pd. Saat diwawancarai Rasika
– Suasana saat rombongan Rasimin star dari kantor HMI Salatiga

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga