KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dinas Pendidikan Salatiga Masih Usut Pelaku Penyerangan di Bandungan

Dinas Pendidikan Salatiga Masih Usut Pelaku Penyerangan di Bandungan

Dinas Pendidikan Salatiga Masih Usut Pelaku Penyerangan di Bandungan

Penangkapan 12 pelaku penyerangan menggunakan senjata tajam di Bandungan, Jumat (3/1/2025), mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan pendidik di Salatiga, karena mayoritas pelaku diketahui adalah pelajar dari dua SMP dan SMK di Salatiga.
Foto dok IST
Pelaku penyerangan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dengan tertangkapnya pelaku penyerangan kelompok remaja dengan senjata tajam di Bandungan, Jumat (3/1/2025) mengejutkan banyak pihak. Termasuk kalangan pendidik di Salatiga.

Pasalnya, mayoritas dari 12 pelaku yang tertangkap disebutkan sebagai pelajar sekolah di Salatiga. Dari info yang beredar, mereka berasal dari dua SMP dan SMK.

Dari sejumlah sumber disebutkan, kasus bermula saat sejumlah remaja dengan senjata tajam diamankan warga dan petugas di Bandungan karena akan melakukan penyerangan kepada sekelompok pemuda di sebuah warung kopi milik warga setempat bernama Yadi.

Kepala Dinas Pendidikan Salatiga Nunuk Dartini menjelaskan pihaknya meminta sekolah melakukan pembinaan terhadap anak anak semua. Termasuk dengan giat parenting kepada orang tua sebagai stressing.

“Secara internal juga sekolah akan tegas melakukan pembinaan. Tentunya koordinasi dengan petugas untuk memberikan shock terapy agar tidak terulang di kemudian hari,” ungkap Nunuk.

Foto

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]