URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Regenerasi petani di Kabupaten Semarang menghadapi kendala serius dengan minimnya minat kaum milenial terjun ke sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), 77 persen petani di wilayah ini berusia di atas 45 tahun, sementara hanya sekitar 13 persen yang termasuk dalam kategori petani muda. Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Moh. Edy Sukarno, menyebut beberapa faktor penyebab, termasuk persepsi kurang menjanjikan dan masalah pupuk serta hama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinilai Kurang Menguntungkan, Kaum Milenial Enggan Terjun ke Sektor Pertanian

Dinilai Kurang Menguntungkan, Kaum Milenial Enggan Terjun ke Sektor Pertanian

Dinilai Kurang Menguntungkan, Kaum Milenial Enggan Terjun ke Sektor Pertanian

Ilustrasi Foto: Dok/IST

Foto: win

Ilustrasi Foto: Dok/IST
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Profesi petani saat ini kurang diminati oleh kaum milenial. Regenerasi penyangga tatanan pangan ini berjalan cukup lambat. Hal itu dibuktikan dengan usia petani saat ini mayoritas pra lansia. Artinya, tidak ada generasi muda yang serius menggarap sektor agraris ini.

Di Kabupaten Semarang, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 77 persen petani berusia di atas 45 tahun atau menuju tua, baru sisanya sekitar 13 persen adalah petani muda. Faktor penyebab lambatnya regenerasi petani ini menurut Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang Moh. Edy Sukarno antara lain kurang menjanjikan serta persoalan pupuk dan hama.

“Ada petani yang bilang ke anaknya ‘ojo dadi petani, Le. Rekoso (jangan jadi petani, Nak. Susah). Belum lagi masalah keuntungan, wong balik modal saja sudah bagus,” jelas Edy di Ungaran, Jumat (22/12/2023).

Sejumlah faktor itu, menurut Edy, membuat generasi milenial semakin enggan terjun ke dunia pertanian. Oleh karenanya, ia tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menarik minat generasi muda kembali menggarap sektor agraris ini. Misalnya dengan menggandeng pihak sekolah untuk mengenalkan pertanian kepada anak didik mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

“Bahwa pertanian jika digarap secara maksimal sangat menjanjikan,” kata Edy.

Kemudian melalui program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Sebab menurutnya basis pendidikan yang utama adalah keluarga. Kaum ibu bisa memberikan wawasan kepada putra putrinya agar memiliki pemahaman bahwa pertanian juga menguntungkan.

“Kuncinya satu, asal petani sejahtera maka peminatnya akan banyak,” ungkapnya.

Edy menambahkan, meski tahun 2022 lalu ada pengurangan lahan sawah seluas 1.000 hektare, ia berharap sisa lahan pertanian seluas 23.000 hektare saat ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Hal itu untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Semarang.

“Bapak Bupati Semarang nanti juga akan mencanangkan program khusus untuk menggeliatkan sektor pertanian bagi kaum muda, tapi saya masih belum bisa ‘matur’ sekarang,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Indeks Keyakinan Konsumen Jawa Tengah awal 2026 naik menjadi 129,55. Survei menunjukkan optimisme masyarakat di Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal, dipicu peningkatan persepsi penghasilan, lapangan kerja, dan konsumsi. Tren ini menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Meningkat di Awal 2026
Pecahan Uang Layak Edar
Praktis dan Terjadwal, Begini Cara Penukaran Uang Rupiah Lewat Layanan BI
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho bersama jajaran membuka rangkaian kegiatan SERAMBI
Bank Indonesia dan Perbankan Wilayah Jateng Siapkan Kebutuhan Uang Rupiah Pada Momen Ramadan dan Idulfitri 2026
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemprov Jateng menggelar High Level Meeting di Jawa Tengah, 11 Februari 2026. Forum dihadiri Gubernur Ahmad Luthfi dan kepala daerah guna menjaga stabilitas harga, mendorong investasi, serta digitalisasi ekonomi. Sinergi dilakukan melalui penguatan pangan, promosi investasi, dan perluasan transaksi non-tunai.
Sinergi BI dan Pemprov, Dorong Ekonomi Jateng Tumbuh Tinggi dan Inklusif

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia

INFOGRAFIS

TERKINI

Jembatan Penghubung Dua Desa di Sumowono Ambrol Dini Hari, 800 Jiwa Terdampak
Jembatan Penghubung Dua Desa di Sumowono Ambrol Dini Hari, 800 Jiwa Terdampak
Jembatan penghubung Desa Pledokan–Desa Duren ambrol akibat hujan deras dan arus sungai yang mengikis pondasi. Peristiwa dijelaskan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan. Kejadian...
Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy menegaskan penindakan tegas terhadap pembuat dan pengedar petasan guna mencegah ledakan dan korban jiwa. Pernyataan disampaikan bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Kantor Bupati Semarang, Ungaran, Senin (23/2/2025). Langkah ini menyusul kasus ledakan di daerah lain. Polisi menggelar operasi, mengungkap dua kasus, dan membuka layanan aduan 110.
Polres Semarang Tindak Tegas Pembuat dan Pengedar Petasan, Dua Orang Ditangkap
Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy menegaskan penindakan tegas terhadap pembuat dan pengedar petasan guna mencegah ledakan dan korban jiwa. Pernyataan disampaikan bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha...
arus mudik 2
Mudik Lebaran 2026: Jangan Hanya Bertumpu Pada Jalan Tol
Pemerintah diminta tak terpaku pada tol dalam menghadapi mudik Lebaran 2026 dengan mendorong perbaikan jalan arteri. Sorotan ini muncul dari data pergerakan 143,9 juta orang dan dominasi mobil pribadi....
Kasus dugaan kredit fiktif Rp3 miliar di Perumda BPR Bank Salatiga memasuki babak baru setelah Kejaksaan Negeri Salatiga menetapkan empat tersangka. Penetapan melibatkan Direktur Utama DS dan staf bank di Salatiga dan Solo, Sabtu (21/2/2026). Penyidik menilai ada kerugian negara, sementara kuasa hukum WH keberatan dan menilai unsur Tipikor belum final. Penyidikan berlanjut disertai penahanan 20 hari.
Pasca Dirut & Staf Bank Salatiga Tersangka, Kredit Fiktif, WH Nyatakan Keberatan
Kasus dugaan kredit fiktif Rp3 miliar di Perumda BPR Bank Salatiga memasuki babak baru setelah Kejaksaan Negeri Salatiga menetapkan empat tersangka. Penetapan melibatkan Direktur Utama DS dan staf bank...
Besaran Target Retribusi Sampah di Salatiga Tahun 2026 Rp 3,4 M
Besaran Target Retribusi Sampah di Salatiga Tahun 2026 Rp 3,4 M
DLH Salatiga menargetkan PAD retribusi sampah Rp3,4 miliar pada APBD 2026. Kepala DLH Yunus Juniadi menyampaikan di Gedung DPRD, Jumat (20/2/2026), capaian RPKP baru Rp180 juta. Kebijakan berlaku sejak...
Muat Lebih

POPULER

Protes kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor disoroti Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, di kantor DPRD, Jumat (20/2). Ia menjelaskan kebijakan itu dampak UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD dan Perda 1/2024, serta mendorong kajian relaksasi agar tak membebani masyarakat.
Ketua DPRD Salatiga Soroti Kenaikan Pajak, Sebut Memicu Keberatan di Masyarakat
Pembagian ratusan takjil digelar Tim Pelayanan HAK Paroki St Paulus Miki di depan gereja Jalan Diponegoro, Salatiga, Kamis (19/2) sore. Romo La Sadi Petrus MSF memimpin kegiatan sebagai wujud solidaritas lintas agama, menyambut Ramadan dan masa Pra-Paskah, dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan.
Serunya Gereja Paulus Miki Salatiga bagi Takjil di hari Pertama Bulan Puasa 2026
Mahasiswa Asing UKSW Belajar Kewirausahaan di Argotelo Salatiga, Asah Soft Skill dan Pengalaman
Mahasiswa Asing UKSW Belajar Kewirausahaan di Argotelo Salatiga, Asah Soft Skill dan Pengalaman

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved