URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah terus melakukan perbaikan dan evaluasi pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMAN/SMKN agar proses pendaftarannya berjalan dengan lancar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Disdikbud Jateng Fasilitasi CPD Untuk Konsultasi Online Jika Temukan Permasalahan Saat PPDB 2022

Disdikbud Jateng Fasilitasi CPD Untuk Konsultasi Online Jika Temukan Permasalahan Saat PPDB 2022

Disdikbud Jateng Fasilitasi CPD Untuk Konsultasi Online Jika Temukan Permasalahan Saat PPDB 2022

featured-img

SEMARANG – Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah terus melakukan perbaikan dan evaluasi pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMAN/SMKN agar proses pendaftarannya berjalan dengan lancar.

Sekrestaris Disdikbud Jateng, Suyanta mengatakan, apabila Calon Peserta Didik (CPD) tahun 2022 ini menemukan atau mendapatkan permasalahan saat melakukan pendaftaran, untuk bisa menghubungi kontak-kontak aduan yang sudah dipublish di setiap cabang Dinas yang berada di Jawa Tengah.

“Jika CPD menemukan permasalahan bisa berhubungan contact person atau aduan di tiap-tiap cabang daerah dan nomor-nomornya sudah dipublish juga. Jika tidak mau datang ke sekolah atau ke cabang Dinas itu silahkan menghubungi pasti siap melayani pertanyaan-pertanyaan yang diberikan,” ujarnya kepada wartawan Kamis (16/6/2022).

“Selain itu juga membantu CPD manakala mendapatkan hambatan saat menguplod didalam menenuntukan pilihan jalur-jalur pendagtaraj pakai apa dan bisa diskusi dengan pihak sekolah dipersilahkan agar CPD bisa menemukan gambaran yang akurat saat menentukan pendidikannya,” tambahnya.

Ia mengatakan, permasalahan yang sering dijumpai pada saat PPDB tahun-tahun sebelumnya adalah mengenai domisili dari CPD. Hal itu lantaran tidak adanya proses verivikasi pada saat PPDB SMA maupun SMK di Jawa Tengah.

“Yang berbeda dari tahun-tahun dulu itu tidak ada verifikasi sehingga muncul banyak permasalahan terutama tentang domisili waktu itu. Jadi koordinat domisili tahun kemarin itu banyak bermasalah sampai Ombudsman itu mengkritisi,” jelasnya.

Saat ini permasalah tersebut sudah teratasi setelah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo melaunching aplikasi PPDB Online Jawa Tengah. Ia berharap dari aplikasi tersebut, para CPD bisa terbantu pada saat proses pendaftaran.

“Para CPD atau orangtua CPD sudah bisa mengunggah dokumen untuk melakukan pendaftaran,” terangnya.

Ia menambahkan, proses PPDB tahun 2022 untuk jenjang SMAN maupun SMKN kali ini sudah memasuki proses penetapan zonasi dan pengumuman. Hari ini, akan dilakukan verifikasi faktual CPD yang telah mendaftar melalui jalur-jalur pendaftaran yang dipilih.

Jalur pendaftaran dengan berbagai persyaratan yang dimaksud yaitu melalui Keputusan Kepala Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor 420/15276 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan PPDB pada SMAN/SMKN Provinsi Jateng Tahun Pelajaran 2022/2023.

Penetapan pendaftaran itu meliputi jalur zonasi yaitu melalui pembagian wilayah CPD berdasarkan jarak atau radius sesuai KK ke sekolah yang telah ditetapkan oleh Kepala Satuan Pendidikan dengan melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA seJateng. Jalur yang kedua yaitu, Afirmasi atau CPD yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Kemudian jalur perpindahan tugas orangtua atau wali CPD yang dibuktikan dengan surat tugasnya. Dan yang terakhir menggunakan jalur prestasi.

“Jadi sampai tanggal 28 Juni ini CPD mengupload berkas-berkasnya sesuai jalur apa yang dipilih. Jadi semua berkas-berkas sesuai jalur yang dipilih ini diupload, lalu diverifikasi faktual di sekolah SMAN atau SMKN yang mereka kehendaki. Tidak harus sekolah yang dituju,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved