URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Dalam menyambut arus mudik Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Satlantas Polrestabes Semarang, dan petugas Dirjen Perhubungan Darat Terminal Tipe A Mangkang melakukan pengecekan ramp check pada sepuluh armada bus penumpang di Terminal Mangkang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dishub Kota Semarang Lakukan Pengecekan Kendaraan Jelang Arus Mudik Lebaran

Dishub Kota Semarang Lakukan Pengecekan Kendaraan Jelang Arus Mudik Lebaran

Dishub Kota Semarang Lakukan Pengecekan Kendaraan Jelang Arus Mudik Lebaran

Petugas Dishub Kota Semarang melakukan pengecekan armada bus AKAP dan AKDP yang ada di Terminal Mangkang.

Foto:/IST

Petugas Dishub Kota Semarang melakukan pengecekan armada bus AKAP dan AKDP yang ada di Terminal Mangkang.
Featured Image

Semarang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang, dan petugas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Terminal Tipe A Mangkang bekerja sama untuk melaksanakan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan sebanyak sepuluh armada bus penumpang di Terminal Mangkang menjelang arus mudik.

Dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan dua bus penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang masih menggunakan pintu kanan sopir serta pintu darurat yang terhalang oleh kursi penumpang. Petugas gabungan kemudian melakukan pemeriksaan kelengkapan dan fungsi kendaraan, termasuk rem, lampu, serta peralatan keselamatan lainnya seperti palu darurat, alat pemadam kebakaran ringan (APAR), serta surat-surat kelengkapan seperti uji kir, STNK, dan SIM pengemudi.

Menurut Kabid Angkutan Umum Dishub Kota Semarang, Dede Bambang Hartono, ramp check pada bus penumpang ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut arus mudik Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelaikan kendaraan agar perjalanan mudik para penumpang dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Dengan memeriksa kelaikan bus, dan kelengkapan surat-surat untuk meminimalisir kecelakaan saat arus mudik. Armada yang lolos pengecekan, lalu ditempelkan stiker sebagai tanda layak jalan untuk angkutan mudik Lebaran,” paparnya.

Dari sepuluh armada, lanjut dia, dua armada dinyatakan tidak lolos ramp check karena masih menggunakan pintu kanan untuk keluar pengemudi.

“Sesuai aturan sudah tidak boleh ada pintu kanan pengemudi. Ada pula pintu darurat yang tertutup kursi penumpang. Jadi dua armada tidak kita loloskan,” ujarnya.

Dede meminta kepada pengusaha bus, untuk memilih driver yang melayani armada mudik Lebaran yang siap dan sehat jasmani ataupun rohani. Selain itu, penumpang juga diminta agar melaporkan ke petugas jika dalam perjalanan pengemudi mengemudikan bus secara ugal-ugalan.

Rencananya kegiatan ramp check terus akan dilakukan. Dalam waktu dekat Dishub juga akan menyasar armada angkutan umum dalam kota di Terminal Cangkiran.

“Kita minta agar penumpang berani melapor, jika menemui pengemudi yang ugal-ugalan dan membahayakan penumpang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Mangkang, Reno Adi Pribadi menambahkan, sesuai aturan yang ada pemberian sticker dari Kementerian Perhubungan, merupakan tanda armada bus laik jalan dan siap digunakan untuk angkutan mudik. Dirinya juga meminta kepada perusahaan bus bisa mengandangkan armada yang tidak laik jalan.

“Bus yang tidak kondisi siap jalan, atau tidak ada stiker tanda laik jalan tidak boleh digunakan angkutan mudik. Misalnya indikator yang membuat gagal bisa dibenahi, petugas akan siap melakukan pengecekan ulang,” paparnya.

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

12 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16
12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air...
12 Juni 2026 BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
12 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu...
Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved