URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jateng, Arif Sambodo mengklaim bahwa untuk harga bahan pokok (bapok) di Jawa Tengah masih aman dan terkendali.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Disperindag Jateng Klaim Harga Bahan Pokok Di Jawa Tengah Masih Terkendali

Disperindag Jateng Klaim Harga Bahan Pokok Di Jawa Tengah Masih Terkendali

Disperindag Jateng Klaim Harga Bahan Pokok Di Jawa Tengah Masih Terkendali

featured-img

SEMARANG – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jateng, Arif Sambodo mengklaim bahwa untuk harga bahan pokok (bapok) di Jawa Tengah masih aman dan terkendali.

Meski demikian, pihaknya mendapat instruksi dari Kementerian Perdagangan untuk sedikit menaikan beberapa harga bapok untuk tidak sesuai dengan harga acuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi.

“Secara umum harga bapok di Jawa Tengah relatif terkendali. Beras terkendali, untuk gula naik sedikit karena dari Kementrian untuk agak tidak sesuai dari harga acuan gak masalah karena produksinya di bulan Mei. Tapi sudah ada gula import yang masuk selagi nunggu produksi sekarang berkisar harga Rp. 14 sampai 15 ribu perkilogram,” ujarnya saat ditemui di Kantornya, Kamis (31/3/2022).

Akan tetapi, meski sudah agak sedikit dinaikan, dari laporan terakhir yang ia terima untuk harga bapok kelompok cenderung mengalami penurunan. Sedangkan untuk harga daging sapi di Jawa Tengah juga relatif stabil di harga Rp. 124 ribu.

“Kemudian lombok, laporan terakhir kecenderungan turun kemudian telur dan daging ayam ras itu relatif. Daging ayam ras itu Rp. 34,5ribu masih dibawah harga acuan kalau telur Rp. 25ribu sedikit diatas harga acuan rata-rata Rp. 24ribu,” terangnya.

“Karenan memang tarikan untuk daging sapi menjelang lebaran tidak terlalu tinggi dibandingkan di akhir tahun yang mengalami kenaikan,” tambahnya.

Sedangkan untuk minyak goreng, Arif mengakui bahwa memang ada kenaikan harga yang cukup signifikan dibandingkan dengan harga sebelum Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.11 Tahun 2022 Tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Curah.

“Di bulan-bulan Februari (sebelum Permendag No.11 2022) yang semula patokannya Rp. 14 ribu atau HET (Harga Eceran Tertinggi), sekarang minyak goreng kemasan dilepas mekanisme pasar harganya bergerak antara Rp. 24 sampai 25 ribu perliter,” jelasnya.

“Artinya memang ada kenaikan karena menyesuaikan mekanisme pasar namun untuk stok minyak goreng melimpah dan bisa di cek di pasar-pasar modern maupun tradisional,” katanya.

Arif mengatakan, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Satgas Pangan Polda Jateng sedang memfokuskan dalam pengawasan dan menjaga untuk ketersediaan minyak curah yang di HET kan.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo meminta kepada Pemerintah Provinsi Jateng untuk bisa turun secara langsung ke pasar untuk memantau harga bahan pokok menjelang bulan puasa.

“Kaitan Ramadan kami berharap kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk turun kebawah memeriksa dan memantau harga terutama kepasar,” ucapnya.

Salah Anggota Fraksi Partai Golkar tersebut menilai, kesedian bahan pokok menjelang puasa ini sangat dibutuhkan masyaarakat. Sehingga saat pentingnya pihak pemprov bisa mengecek secara langsung.

“Berkaitan bahan pokok, atau menjadikan bahan pokok makanan yang diperlukan oleh masyarakat banyak,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved