URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mahasiswa KKNM UNY 27127 menggelar program Digitalisasi UMKM di Padukuhan Sumber, Balecatur, Gamping, DIY, Senin (15/12/2025). Program ini melibatkan pelaku UMKM setempat untuk meningkatkan daya saing usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, pembuatan akun daring, pemasaran online, serta pendampingan langsung guna memperluas akses pasar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dorong Transformasi Digital Usaha Lokal, Mahasiswa KKNM UNY 27127 Gelar Digitalisasi UMKM

Dorong Transformasi Digital Usaha Lokal, Mahasiswa KKNM UNY 27127 Gelar Digitalisasi UMKM

Dorong Transformasi Digital Usaha Lokal, Mahasiswa KKNM UNY 27127 Gelar Digitalisasi UMKM

KKNM UNY 27127 bersama warga dan pelaku UMKM berfoto Bersama usai kegiatan
featured-img

RASIKAFM.COM | YOGYAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri (KKNM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kelompok 27127 mengelar program kerja Digitalisasi UMKM sebagai upaya mendukung penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Padukuhan Sumber, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini dilaksanakan untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan pasar yang semakin dinamis.

Dymas Prayoga penanggung jawab program menyampaikan jika Digitalisasi UMKM dirancang karena merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, dalam praktiknya masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi keterbatasan, mulai dari akses pasar yang sempit, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, hingga keterbatasan sumber daya dalam pengelolaan usaha.

“Dengan kondisi ini mendorong mahasiswa KKNM UNY 27127 untuk menghadirkan program yang berfokus pada peningkatan kapasitas UMKM melalui pendekatan digital.

Program Digitalisasi UMKM bertujuan untuk membantu pelaku usaha mengakses pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi usaha, memperkuat daya saing produk, serta mendorong peningkatan pendapatan,” ujar Dymas melalui siaran pers yang diterima rasikafm.com. Senin (15.12.2025)

Dirinya menambahkan digitalisasi menjadi langkah strategis bagi UMKM agar mampu beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengarah ke platform digital.

Anggota KKNM saat melakukan sosialisasi kepada warga

Kegiatan digitalisasi UMKM ini diwujudkan melalui pembuatan akun digital pada platform daring, seperti media sosial dan marketplace, pembuatan titik lokasi UMKM pada Google Maps, pembaruan desain banner dan buku menu, serta foto produk dan pemasaran digital.

“Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNM UNY 27127 memberikan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM, mulai dari pengenalan dasar penggunaan platform digital hingga praktik pengambilan foto produk yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan pemasaran online,” jelas Dymas didampingi Humas KKN, Shafira Aulia Azzahra.

Program ini sukses tidak lepas dari kerja keras Dymas Prayoga dan Grace Helena, Bersama tim KKNM UNY 27127 yang bersama Menyusun perencanaan dan pendampingan.

Dymas berharap pelaku UMKM dapat lebih memahami pemanfaatan platform digital, sehingga produk yang dihasilkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi pemasaran, serta mendorong peningkatan pendapatan.

Sementara itu program Digitalisasi UMKM mendapat respons positif dari para pelaku usaha di Padukuhan Sumber. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam pengembangan UMKM lokal, sekaligus menjadi langkah awal transformasi digital bagi pelaku usaha agar lebih adaptif dan kompetitif di era digital.

Melalui program ini, mahasiswa KKNM UNY 27127 berharap dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved