URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Duta Besar Indonesia untuk Perancis, Mohamad Oemar menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di rumah dinasnya, Senin (14/11). Keduanya membahas investor potensial investasi dari Prancis serta potensi ekspor produk UMKM dari Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dubes Temui Ganjar, Bahas Ekspor UMKM dan Progres Investor Dari Perancis

Dubes Temui Ganjar, Bahas Ekspor UMKM dan Progres Investor Dari Perancis

Dubes Temui Ganjar, Bahas Ekspor UMKM dan Progres Investor Dari Perancis

featured-img

SEMARANG – Duta Besar Indonesia untuk Perancis, Mohamad Oemar menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di rumah dinasnya, Senin (14/11). Keduanya membahas investor potensial investasi dari Prancis serta potensi ekspor produk UMKM dari Jawa Tengah.

Pertemuan itu berlangsung hampir satu jam. Oemar mengaku secara khusus datang menemui Ganjar karena melihat banyak potensi dari dua belah pihak yang dapat dikembangkan.

“Jawa Tengah ini punya banyak potensi dan juga dalam artian potensi produk-produk yang diminati untuk ekspor ke Perancis ataupun juga potensi bagi Perancis untuk investasi,” kata Oemar usai pertemuan.

Beberapa produk UMKM dari Jateng, kata Oemar, punya potensi pasar yang bagus di negara yang terletak di Eropa Barat itu. Produk-produk fashion hingga aksesoris, punya peluang banyak untuk bisa masuk ke Perancis.

“Produk-produk yang sustainable yang cocok dengan bahannya prosesnya atau fungsinya bagus untuk lingkungan hidup itu sangat populer di Perancis,” ujarnya.

Di sisi lain, Oemar juga melaporkan investasi dari Perancis yang saat ini sedang berproses yakni Pembangkit Listrik Tenaga Bayu yang akan dibuat perusahaan Perancis bekerja sama dengan BUMN kita di Brebes dan Tegal.

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo menambahkan, pertemuan ini sekaligus membahas cara-cara baru yang bisa digunakan untuk meningkatkan hubungan dua negara di sektor ekonomi.

“Kemarin kita coba dari Solo produk UKMnya kirim ke Perancis, sudah terjadi. Sekarang beliau sedang menyiapkan untuk pameran besar di sana metodenya juga baru,” kata Ganjar.

Metode itu sebelumnya dicoba oleh Pemkot Solo. Yakni menyewa satu space di mall sampai 1, 5 bulan. Pola itu akan dipakai lagi dengan dorongan dari kedutaan serta memaksimalkan potensi SDM lokal yang ada di Perancis.

“Kita pilihkan mana produk yang betul-betul laik kita kirim ke sana dan sekaligus kira ngajari ya produk-produk kita ini harus siap naik kelas. Jadi kalau mau keluar dan akan dibeli mahal maka kualitas harus nomor satu,” tegasnya

Terkait investasi, Ganjar akan menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan mengirimkan lagi data dan daftar potensi investasi yang bisa dibawa oleh Dubes Oemar ke Perancis.

“Nanti kita akan mendapatkan bimbingan dari Pak Duta Besar agar kita dari sisi caranya bagus, penyajiannya bagus, dan pasti Dubes tahu lah karakter orang Perancis seperti apa, dan ada local staff kita yang ada di sana yang akan bisa membantu sehingga taste-nya betul-betul didapat,” tandasnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara