URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan (JKN) di Kabupaten Kendal telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), menjadi hadiah berharga dari Pemerintah Daerah bagi masyarakat dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan. Bupati Kabupaten Kendal periode 2025-2030, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan komitmennya untuk mempertahankan serta meningkatkan cakupan kepesertaan JKN di daerah tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dyah Kartika Permanasari, Bupati Kendal Dukung Sepenuhnya Program JKN

Dyah Kartika Permanasari, Bupati Kendal Dukung Sepenuhnya Program JKN

Dyah Kartika Permanasari, Bupati Kendal Dukung Sepenuhnya Program JKN

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

RASIKAFM.COM | Kendal, Jamkesnews – Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan (JKN) di wilayah Kabupaten Kendal yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) merupakan salah satu hadiah terindah dari Pemerintah Daerah untuk masyarakat Kabupaten Kendal dengan memberikan jaminan pelayanan kesehatan.

Ditemui di ruang rapat Kantor Bupati Kabupaten Kendal pada Senin (10/03), Dyah Kartika Permanasari sebagai Bupati Kabupaten Kendal periode tahun 2025-2030 siap mempertahankan dan meningkatkan capaian kepesertaan Program JKN masyarakat Kendal sesuai dengan visinya yaitu “Bersama Membangun Kendal Semakin Maju, Sejahtera, Adil Makmur, Lestari dan Berkelanjutan”.

“Salah satu visi saya bersama dengan Wakil Bupati, Bapak Benny Karnadi adalah mensejahterakan masyarakat di wilayah Kabupaten Kendal. Salah satunya melalui jaminan pelayanan kesehatan Program JKN ini, kesehatan merupakan salah satu hal yang penting dan harus kita perhatikan untuk mewujudkan Kabupaten Kendal yang semakin maju,” ujar Dyah.

Capaian kepesertaan Program JKN di wilayah Kabupaten Kendal yang telah mencapai 98,84% dengan tingkat keaktifan sebesar 74,61% dari total jumlah penduduk, Dyah berkomitmen untuk terus mendukung keberlangsungan Program JKN. Upayanya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk meningkatkan cakupan kepesertaan dan keaktifan Program JKN bagi masyarakat yaitu dengan memantau perkembangan Program JKN khususnya di wilayah Kabupaten Kendal dan meminta kepada Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk saling berkomunikasi dengan baik.

“Saya akan berkoordinasi dengan OPD terkait di Pemerintahan Kabupaten Kendal untuk saling berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik bersama dengan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran. Saya ingin Program JKN ini bisa berjalan baik di wilayah Kabupaten Kendal khususnya. Program JKN merupakan salah satu program yang sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam memberikan jaminan kesehatan. Saya ingin seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Kendal dapat terlindungi dengan jaminan kesehatan melalui Program JKN,” tutur Dyah.

Selain itu, Dyah juga berpesan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Kendal untuk menjaga kesehatan dan lebih memperhatikan kesehatannya meskipun sudah memiliki jaminan kesehatan melalui Program JKN. Dyah juga mengajak peran serta masyarakat untuk mendukung keberlangsungan Program JKN di wilayah Kabupaten Kendal.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan yang turut hadir dalam pertemuan dengan Bupati Kabupaten Kendal mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan yang telah diberikan atas berjalannya Program JKN di wilayah Kabupaten Kendal. Bersama dengan jajarannya, ia siap melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk meningkatkan capaian dan keaktifan kepesertaan Program JKN di wilayah Kabupaten Kendal.

“Dengan adanya dukungan yang telah diberikan oleh Ibu Dyah Kartika Permanasari terhadap Program JKN, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Daerah sangat mustahil capaian UHC dapat tercapai di suatu daerah. Saya sangat yakin dengan dukungan yang telah diberikan oleh Ibu Dyah hari ini dapat membuka jalan untuk melakukan koordinasi dan kerjasama dengan OPD terkait dalam menjalankan Program JKN, baik dari aspek kepesertaan maupun pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Kendal,” ungkap Subkhan.

Melihat peta wilayah Kabupaten yang sangat luas, upaya yang telah dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran dalam meningkatkan capaian dan keaktifan kepesertaan di wilayah Kabupaten Kendal yaitu dengan menjalankan program BPJS Keliling, dimana program ini menghadirkan pelayanan administrasi di tempat-tempat yang cukup strategis yang mudah diakses oleh masyarakat yang bertempat tinggal jauh dari Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Kendal.

“Semoga dengan upaya-upaya yang telah dilakukan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan administrasi melalui BPJS Keliling bisa diterima dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga jalan untuk menuju cakupan dan keaktifan kepesertaan Program JKN di wilayah Kabupaten Kendal dapat tercapai,” tutup Subkhan. (HRS-WD)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan...
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan,...
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 14 Agustus 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan serta gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.
14 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 14 Agustus 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat...
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya...

POPULER

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved