URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakin Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bisa turut terlibat dalam mengatasi masalah inflasi. Salah satunya edukasi pemanfaatan lahan dan menu pendamping nasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Edukasi Pemanfaatan Lahan, Ganjar: PKK Sangat Bisa Bantu Atasi Inflasi

Edukasi Pemanfaatan Lahan, Ganjar: PKK Sangat Bisa Bantu Atasi Inflasi

Edukasi Pemanfaatan Lahan, Ganjar: PKK Sangat Bisa Bantu Atasi Inflasi

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakin Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bisa turut terlibat dalam mengatasi masalah inflasi. Salah satunya edukasi pemanfaatan lahan dan menu pendamping nasi.

Hal itu disanpaikan Ganjar saat sambutan pengarahan acara Rakor Pembina TP PKK, di Gradhika Bhakti Praja, Selasa (19/7). Ganjar mengatakan saat ini dunia sedang tidak baik-baik saja. Selain fokus pada stunting, PKK juga bisa turut serta pada penanganan persoalan umum lainnya.

“Maka itu PKK harus bisa multi talenta,” kata Ganjar dalam sambutannya.

Dalam acara yang dihadiri ketua TP PKK Jateng Atikoh Ganjar Pranowo, mantan anggota DPR RI itu mengatakan, selama ini bergerak dengan sangat baik. Dengan anggaran yang minim, TP PKK Jateng terus menjalankan program bahkan juara nasional.

“Anggaran PKK Jateng itu paling kecil tapi kegiatannya banyak, karena sinergi. Sinergitas dengan daerah dan sektor lain. Pola kerjasama ini kita arahkan,” kata Ganjar.

Terkait inflasi, Ganjar mengatakan TP PKK bisa melanjutkan pola kerjasama ini dalam konteks penanganan inflasi. Mereka, kata Ganjar, menjadi inisiator program berbasis data yang ada di masyarakat.

“Karena ini cabai tinggi (harganya), bawang merah ya. Sebenarnya mereka (warga) diajari (PKK) untuk nanam sendiri kan juga bisa. Bibitnya kita bisa bantu,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, dalam pelaksanaannya PKK tidak jalan sendiri. Sinergitas tetap dilakukan. Dalam hal ini, kolaborasi dijalankan dengan Dinas Pertanian mendampingi. Sehingga konsep diversifikasi pangan rtnalan.

“Dan tanaman-tanaman pendamping beras atau padi, itu juga mesti digalakkan. Sehingga konsep diversifikasi pangannya jalan,” ujarnya.

Ganjar menegaskan hal ini butuh pembiasaan agar stok pangan alternatif melimpah dan berkembang.

“PKK sangat bisa memberikan edukasi soal itu,” tandasnya.

Ketua TP PKK, Atikoh Ganjar Pranowo mengatakan, target binaannya selama ini mayoritas berada di desa atau di pedesaan. Selama pandemi, pembinaan tetap berjaln secara virtual dan luring.

“Dari PKK kita mengedepankan bagaimana keluarga bisa terwujud kedaulatan pangan di tingkat keluarga. Salah satunya dengan memanfaatkan pekarangan agar mereka bisa menanam. Jadi bagaimana walau lahan sempit bisa berkontribusi untuk nutrisi keluarga,” katanya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved