RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Empat Kuartal di 2025, Polres Semarang Berhasil Setor 45,94 Ton Jagung ke Bulog

Empat Kuartal di 2025, Polres Semarang Berhasil Setor 45,94 Ton Jagung ke Bulog

Empat Kuartal di 2025, Polres Semarang Berhasil Setor 45,94 Ton Jagung ke Bulog

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy memanen jagung dalam kegiatan Panen Raya Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di lahan binaan Polri, Desa Candirejo, Pringapus, Kamis (8/1/2026). Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Panen jagung serentak digelar di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan Polres Semarang yang melibatkan kelompok tani di berbagai kecamatan.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, sepanjang tahun 2025 panen jagung dilaksanakan secara berkelanjutan dalam empat kuartal atau empat kali panen dalam setahun.

“Untuk tahun 2025 ini, kita melaksanakan panen jagung dalam empat kuartal. Total jagung yang sudah kita setorkan ke Bulog mencapai 45,94 ton,” ujarnya.

Ia berharap pada tahun 2026 produktivitas jagung di Kabupaten Semarang dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi hasil panen maupun luasan tanam.

“Harapannya di tahun 2026 ini kita tingkatkan terus, termasuk penambahan luasan lahan jagung,” katanya.

Dalam mendukung produktivitas, Polres Semarang juga mengembangkan benih jagung lokal yang diberi nama Serasi 38. Benih tersebut telah diuji coba di tiga lokasi, yakni Candisari Kecamatan Tuntang, Desa Pagersari Kecamatan Bergas, dan Desa Jatirunggo Kecamatan Pringapus.

“Kita sudah membuat benih jagung lokal Serasi 38. Hasil uji coba di tiga lokasi cukup baik, dengan rata-rata hasil mencapai 10 ton per hektare dengan perawatan maksimal. Harapannya ini bisa menjadi pilot project penanaman jagung di tempat lain,” jelasnya.

Program ini melibatkan pemberdayaan kelompok tani di masing-masing kecamatan. Setiap wilayah memiliki kelompok tani binaan yang bekerja sama langsung dengan Polri dalam penanaman hingga pemasaran hasil panen.

“Kita libatkan kelompok tani di masing-masing kecamatan. Menanam jagung bersama Polri, dan hasilnya kita maksimalkan untuk disetorkan ke Bulog,” imbuhnya.

Saat ini, lahan jagung binaan Polri tersebar di beberapa wilayah seperti Bergas dan Pringapus, termasuk pemanfaatan lahan baku sawah yang sebelumnya terdampak musim kemarau. Total luasan lahan binaan tersebut mencapai hampir 690 hektare. Untuk tahun 2026, Polres Semarang juga menargetkan penambahan luas tanam di kawasan hutan sosial melalui kerja sama dengan Perhutani.

“Kita akan fokus ke lingkungan hutan sosial, memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini kurang produktif dengan menggandeng kelompok tani,” ungkapnya.

Terkait pemanfaatan eceng gondok sebagai pupuk, pihaknya mengakui masih dalam tahap kajian.

“Kami belum menemukan formula yang tepat. Namun, kami akan belajar dari Provinsi Sumatera Selatan, di mana Polair mereka sudah bisa mengolah eceng gondok menjadi pupuk. Kabupaten Semarang memiliki potensi besar eceng gondok di Rawa Pening,” katanya.

Sementara itu, Heni (57), petani jagung asal Dusun Getaskumbang, Desa Jatirunggo, mengaku hasil panennya meningkat sejak mendapat pendampingan dari Polri.

“Hasil panen sekarang lebih bagus. Apalagi bisa setor langsung ke Bulog, jadi lebih menguntungkan,” ujarnya.

Ia juga menilai harga jagung menjadi lebih baik bagi petani desa.

“Dari segi harga juga lebih tinggi, terutama untuk kami yang di desa-desa,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran