URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang. Kegiatan lari 5K dan 10K ini menargetkan 10.000 peserta dan pengunjung untuk meningkatkan literasi Rupiah, mendorong transaksi digital, mendukung pariwisata serta UMKM, sekaligus menyalurkan seluruh hasil pendaftaran sebagai donasi bagi masyarakat sekitar Borobudur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peluncuran Kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari Untuk Berbagi

Peluncuran Kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari Untuk Berbagi

Peluncuran Kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari Untuk Berbagi

Bank Indonesia Perwakilan JawavTengah Bersama Pemerintah Provinsi resmi meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026
Bank Indonesia Perwakilan JawavTengah Bersama Pemerintah Provinsi resmi meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026
Featured Image

Dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat terhadap uang Rupiah melalui program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah), KPwBI Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan peluncuran Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari untuk Berbagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program edukasi Bank Indonesia yang dikemas melalui pendekatan olahraga, wisata, dan aksi sosial guna mendorong pemahaman masyarakat terhadap Rupiah, serta mendukung program Pemerintah Provinsi untuk mendorong sektor pariwisata Jawa Tengah.

Rupiah Borobudur Playon 2026 telah masuk dalam Calendar of Events Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 4-5 Juli 2026 di kawasan Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah dengan dua kategori lari yaitu 5K dan 10K yang menargetkan partisipasi sekitar 10.000 masyarakat terdiri dari 4.000 peserta lari maraton dan 6.000 pengunjung, yang berasal dari komunitas pelari, masyarakat umum, pelaku UMKM, perbankan, pemerintah daerah, serta stakeholder lainnya.

Dengan mengusung semangat “Lari untuk Berbagi”, seluruh penerimaan dari pendaftaran peserta akan didonasikan kepada masyarakat sekitar kawasan Candi Borobudur sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya pengembangan ekonomi.

Rupiah Borobudur Playon 2026 bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Rupiah, meningkatkan kepedulian sosial melalui donasi, serta mendukung pengembangan ekonomi daerah dan UMKM lokal. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif.

Selain kegiatan lari, Rupiah Borobudur Playon 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai rangkaian edukasi dan hiburan, antara lain edukasi Sistem Pembayaran, Kebanksentralan dan Literasi Keuangan, showcase UMKM unggulan Jawa Tengah, kampanye transaksi digital, program wakaf digital, edukasi pengendalian inflasi pangan melalui Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), serta hiburan masyarakat.

Pada kegiatan tersebut juga akan dilaksanakan beberapa seremoni Penandatanganan Nota Kesepakatan Peningkatan Literasi Rupiah di tujuh (7) kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, showcasing sistem pembayaran digital, penyerahan donasi kepada masyarakat sekitar kawasan Candi Borobudur, serta awarding bagi para pemenang lomba lari.

Bank Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Daerah, Komunitas, Perbankan, dan seluruh mitra strategis yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas dampak edukasi CBP Rupiah, mendorong penggunaan sistem pembayaran digital, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta memperkuat pemberdayaan UMKM lokal Jawa Tengah.

Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pendaftaran dan rangkaian kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026 dapat diakses melalui kanal media sosial resmi Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dan website resmi Rupiah Borobudur Playon 2026.

Bank Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulian negara melalui semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Melalui semangat “Lari untuk Berbagi”, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi positif yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan sosial, dan perekonomian daerah.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029 di Borobudur Hall LPPM Universitas Negeri Semarang. Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta itu memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas, mempercepat digitalisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang kuat, merata, dan berkelanjutan di tengah tantangan global.
Bank Indonesia, ISEI, dan LPS Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Jawa Tengah yang Lebih Kuat dan Berkelanjutan
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 19–20 Mei 2026 guna menjaga stabilitas Rupiah dan mengendalikan inflasi di tengah gejolak ekonomi global akibat konflik Timur Tengah. Kebijakan ini ditempuh saat nilai tukar Rupiah melemah ke level Rp17.700 per dolar AS, meski pertumbuhan ekonomi nasional dan sektor perbankan masih menunjukkan kinerja positif.
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen, Rupiah dan Inflasi Jadi Fokus Utama
Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah menjaga inflasi wilayah Jawa tetap terkendali sepanjang 2026 melalui penguatan pasokan pangan dan stabilitas harga. Strategi dilakukan lewat pengendalian inflasi pangan, peningkatan produksi pertanian, perbaikan distribusi logistik, hingga penguatan ketahanan pangan berkelanjutan di berbagai daerah Pulau Jawa.
Bank Indonesia dan Pemerintah Perkuat Strategi Jaga Inflasi Pangan di Wilayah Jawa
Bank Indonesia terus memperkuat kualitas dan pengamanan uang rupiah untuk menjaga simbol kedaulatan negara di tengah tren penurunan temuan uang palsu hingga 2025. Penguatan dilakukan melalui teknologi unsur pengaman modern, pemusnahan uang tidak layak edar, serta edukasi masyarakat menggunakan metode 3D untuk mengenali keaslian rupiah.
Rupiah Makin Sulit Dipalsukan, Bank Indonesia Catat Tren Penurunan Uang Palsu
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di Jawa Tengah dan DIY menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H serta libur panjang akhir Mei 2026. Tambahan stok melalui skema fakultatif dan extra dropping dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga, menjaga ketersediaan energi di pangkalan resmi, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas selama libur dengan nyaman.
Tenang, Libur Idul Adha Pertamina Tambah 1,5 Juta Lebih Tabung LPG 3kg di Jateng DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di Jawa Tengah dan DIY menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H serta libur panjang akhir Mei 2026....
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Balai Pelayanan Veteriner Jawa Tengah memperketat pengawasan hewan kurban di sejumlah lapak dan pasar hewan menjelang Iduladha 2026. Pemeriksaan dilakukan di Kabupaten Semarang pada 25 Mei 2026 untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, bebas PMK, layak disembelih, serta memenuhi ketentuan kesehatan dan syariat dengan melibatkan 306 petugas pengawas.
Jelang Iduladha, Dinas Pertanian Kabupaten Semarang Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Balai Pelayanan Veteriner Jawa Tengah memperketat pengawasan hewan kurban di sejumlah lapak dan pasar hewan menjelang Iduladha 2026. Pemeriksaan...
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, lapak kambing kurban musiman di Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terlihat sepi pembeli. Didit, pedagang kambing asal Desa Nyatnyono, mengaku hanya membawa 60 ekor kambing atau kurang dari separuh stok tahun lalu akibat lesunya permintaan yang diduga dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Hingga H-2 Iduladha, baru 21 ekor kambing berhasil terjual.
Penjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang Kambing di Ungaran Mengeluh Sepi Pembeli
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, lapak kambing kurban musiman di Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terlihat sepi pembeli. Didit, pedagang kambing asal Desa Nyatnyono, mengaku...
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan...
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang...

POPULER

DPRD Kota Salatiga menolak rencana penerapan parkir berbayar di puskesmas dan meminta Pemerintah Kota Salatiga menunda kebijakan tersebut. Anggota Komisi A Agus Warsito menilai tarif parkir akan memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pengguna layanan puskesmas sehingga perlu kajian mendalam, termasuk dasar hukum dan aspek pelayanan sebelum diterapkan.
Dewan Tolak Parkir Berbayar di Puskesmas, Kebijakan harus Dikaji Ulang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Jembatan Kalikuto di ruas jalan Tol Semarang Batang
Destinasi Wisata Jateng Diburu Saat Long Weekend, Trafik Tol Kalikangkung Meningkat