URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pelantikan pengurus Fatayat NU Kota Salatiga digelar di Mini Theater DPRD, dihadiri Wakil Wali Kota Nina Agustin dan Ketua Fatayat NU Jateng Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah. Ketua PC Fatayat NU Salatiga, Arna Asna Anisa, menegaskan komitmen mencegah pernikahan anak, sementara Nina menekankan peran strategis Fatayat dalam pemberdayaan perempuan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Fatayat NU Salatiga Garda Terdepan Jaga Nilai Islam yang Toleran

Fatayat NU Salatiga Garda Terdepan Jaga Nilai Islam yang Toleran

Fatayat NU Salatiga Garda Terdepan Jaga Nilai Islam yang Toleran

Nina Agustin berikan ucapan selamat atas pengurus NU Salatiga yang baru. Jumat 5.9.2025
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin hadiri pelantikan pengurus Fatayat NU Kota Salatiga oleh Ketua Fatayat NU Jawa Tengah di Mini Teather DPRD Kota Salatiga.

PC Fatayat NU Kota Salatiga mengambil langkah konkret dalam upaya pencegahan pernikahan usia anak. Menurut Ketua PC Fatayat NU Kota Salatiga, Arna Asna Anisa, inisiatif ini merupakan wujud nyata dari semangat organisasi untuk berperan aktif di masyarakat.

“Gerakan ini kami ambil dari fakta peningkatan kasus penganiayaan anak dan perempuan yang hulu perkaranya ada di ketidakmatangan usia pernikahan dan berkeluarga,” terang Arna. Ia menekankan bahwa masalah ini menjadi perhatian serius, dan Fatayat NU Salatiga merasa perlu untuk berkontribusi langsung dalam menanggulanginya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa Fatayat NU memiliki peran strategis yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia mendorong Fatayat untuk terus memberdayakan kaum perempuan serta menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.

“Fatayat harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan damai,” ujar Nina, menyoroti pentingnya peran Fatayat sebagai organisasi perempuan dalam menciptakan masyarakat yang harmonis.

Terkait dengan keberlangsungan program, Ketua PC Fatayat NU Jawa Tengah, Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah, menyoroti pentingnya soliditas di internal organisasi. Ia menyebutkan bahwa soliditas adalah kunci utama untuk memastikan setiap program dapat berjalan dengan baik.

“Kenapa penting soliditas itu, ya karena tambal sulam. Jadi memang perlu seni me-manage dan sabar supaya semua program masih bisa bergerak karena soliditas kita,” jelasnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara