KABAR RASIKA

Forum PUSAKA Jateng Soroti Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Forum PUSAKA Jateng Soroti Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Forum PUSAKA Jateng Soroti Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Mohamad Noor Nugroho, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Jateng Memberikan Sambutan

RasikaFM Semarang – Forum PUSAKA Jateng atau Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan Jawa Tengah menyoroti pentingnya mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru guna mendorong percepatan ekonomi daerah yang lebih tinggi, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada Rabu (11/3/2026) ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).

Forum dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memperkuat sektor-sektor ekonomi yang menjadi fondasi pertumbuhan sekaligus mendorong munculnya sumber pertumbuhan baru.

Menurutnya, dinamika global seperti potensi konflik geopolitik dapat mempengaruhi jalur distribusi, meningkatkan biaya logistik, serta menekan investasi dan pertumbuhan ekonomi apabila berlangsung dalam waktu lama. Oleh karena itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi juga sangat bergantung pada perkembangan situasi global tersebut.

Dari sisi struktur ekonomi daerah, analisis menunjukkan sejumlah sektor yang selama ini menjadi fondasi utama perekonomian Jawa Tengah, antara lain manufaktur, perdagangan, konstruksi, dan pertanian. Sektor-sektor tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian serta pertumbuhan yang relatif kuat, sekaligus menjadi tujuan pembiayaan perbankan dalam jumlah besar.

Meski demikian, forum juga menyoroti sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, yakni sektor akomodasi dan makan minum yang banyak didorong oleh aktivitas pariwisata.

Pertumbuhan sektor ini tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Karena itu, sektor pariwisata diusulkan menjadi salah satu fokus kajian dalam program call for papers PUSAKA Jateng sebagai sektor unggulan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Pariwisata dinilai memiliki keterkaitan ekonomi yang panjang, baik ke sektor hulu maupun hilir. Dengan demikian, pengembangannya berpotensi memberikan efek berganda yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Data juga menunjukkan tren peningkatan jumlah wisatawan dalam beberapa tahun terakhir, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Namun kunjungan wisatawan asing masih terkonsentrasi pada dua destinasi utama di Jawa Tengah, yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Seminar di Acara Forum PUSAKA Bank Indonesia

Sementara itu, wisatawan domestik cenderung mengunjungi destinasi yang lebih beragam, terutama wisata religi. Kondisi ini menunjukkan masih terbukanya peluang besar untuk mengembangkan destinasi wisata lain di Jawa Tengah guna meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Pengembangan sektor pariwisata juga dinilai sejalan dengan konsep pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Destinasi wisata budaya seperti Borobudur dinilai memiliki daya tarik yang tetap kuat meskipun dikunjungi oleh banyak wisatawan. Karena itu, strategi pengemasan dan promosi destinasi menjadi kunci untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Selain seminar, forum ini juga membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, praktisi, maupun masyarakat umum untuk menyusun analisis dan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah. Peserta diminta mengirimkan extended abstract sekitar 2.500 kata yang memuat analisis awal serta usulan rekomendasi kebijakan.

Adapun tema yang ditawarkan dalam call for papers meliputi enam topik utama, yakni pengembangan sektor pariwisata terkait peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay), penguatan ekonomi kreatif berbasis perdesaan, pengembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah termasuk berbasis pesantren, implementasi ekonomi hijau dan ekonomi sirkular, strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta elektrifikasi transaksi pemerintah daerah.

Rangkaian kegiatan forum juga diisi dengan seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Eko B. Supriyanto selaku Pemimpin Redaksi Infobank Media Group, serta Esther Sri Astuti yang merupakan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance. Diskusi tersebut dimoderatori oleh perwakilan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Semarang.

Forum PUSAKA Jateng ini akan berlangsung melalui sejumlah tahapan hingga puncak kegiatan yang direncanakan pada minggu ketiga Agustus 2026. Hasil kajian yang terpilih diharapkan dapat menjadi rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang lebih kuat dan berkelanjutan.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Balai Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (28/10/2026). Sebanyak 55 peserta dari unsur pemerintah, BPBD, masyarakat, media, akademisi, dan pengelola objek vital mengikuti pelatihan teori serta simulasi evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gempa dan potensi longsor.
BMKG Latih Kesiapsiagaan Warga Bandungan, Ancaman Gempa hingga Longsor Jadi Perhatian
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Balai Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (28/10/2026). Sebanyak 55 peserta dari unsur...
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15...
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda mewujudkan semangat Sumpah Pemuda melalui aksi nyata saat memimpin upacara peringatan ke-98 di Kabupaten Tegal, Rabu (28/10/2026). Ia mendorong pemuda terlibat dalam pencegahan bencana hidrometeorologi melalui pembersihan sungai, reboisasi, dan pembangunan sumur resapan, serta berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
Taj Yasin Ajak Pemuda Bergerak Nyata Atasi Persoalan Masyarakat
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda mewujudkan semangat Sumpah Pemuda melalui aksi nyata saat memimpin upacara peringatan ke-98 di Kabupaten Tegal, Rabu (28/10/2026). Ia...
Dari Sumpah Pemuda hingga Sumpah Bumi, Seruan Menjaga Alam Menggema di Candi Gedongsongo
Dari Sumpah Pemuda hingga Sumpah Bumi, Seruan Menjaga Alam Menggema di Candi Gedongsongo
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 digelar di kompleks Candi Gedongsongo, Kabupaten Semarang, Rabu (28/10/2026), dengan upacara berbahasa Jawa dan pakaian adat. Setelah upacara, ratusan peserta membentangkan...
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan...
Muat Lebih

POPULER

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
28 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Hujan Lebat
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
[pekok2]