URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Forum PUSAKA Jawa Tengah digelar Pemprov Jateng, Bank Indonesia, dan ISEI di Gedung BI Semarang, Rabu (11/3/2026), guna merumuskan sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui kajian sektor potensial seperti pariwisata, ekonomi kreatif, hingga ekonomi hijau, dengan membuka call for papers bagi akademisi dan praktisi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Forum PUSAKA Jateng Soroti Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Forum PUSAKA Jateng Soroti Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Forum PUSAKA Jateng Soroti Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Mohamad Noor Nugroho, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Jateng Memberikan Sambutan
Mohamad Noor Nugroho, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Jateng Memberikan Sambutan
featured-img

RasikaFM Semarang – Forum PUSAKA Jateng atau Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan Jawa Tengah menyoroti pentingnya mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru guna mendorong percepatan ekonomi daerah yang lebih tinggi, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada Rabu (11/3/2026) ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).

Forum dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memperkuat sektor-sektor ekonomi yang menjadi fondasi pertumbuhan sekaligus mendorong munculnya sumber pertumbuhan baru.

Menurutnya, dinamika global seperti potensi konflik geopolitik dapat mempengaruhi jalur distribusi, meningkatkan biaya logistik, serta menekan investasi dan pertumbuhan ekonomi apabila berlangsung dalam waktu lama. Oleh karena itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi juga sangat bergantung pada perkembangan situasi global tersebut.

Dari sisi struktur ekonomi daerah, analisis menunjukkan sejumlah sektor yang selama ini menjadi fondasi utama perekonomian Jawa Tengah, antara lain manufaktur, perdagangan, konstruksi, dan pertanian. Sektor-sektor tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian serta pertumbuhan yang relatif kuat, sekaligus menjadi tujuan pembiayaan perbankan dalam jumlah besar.

Meski demikian, forum juga menyoroti sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, yakni sektor akomodasi dan makan minum yang banyak didorong oleh aktivitas pariwisata.

Pertumbuhan sektor ini tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Karena itu, sektor pariwisata diusulkan menjadi salah satu fokus kajian dalam program call for papers PUSAKA Jateng sebagai sektor unggulan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Pariwisata dinilai memiliki keterkaitan ekonomi yang panjang, baik ke sektor hulu maupun hilir. Dengan demikian, pengembangannya berpotensi memberikan efek berganda yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Data juga menunjukkan tren peningkatan jumlah wisatawan dalam beberapa tahun terakhir, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Namun kunjungan wisatawan asing masih terkonsentrasi pada dua destinasi utama di Jawa Tengah, yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Seminar di Acara Forum PUSAKA Bank Indonesia

Sementara itu, wisatawan domestik cenderung mengunjungi destinasi yang lebih beragam, terutama wisata religi. Kondisi ini menunjukkan masih terbukanya peluang besar untuk mengembangkan destinasi wisata lain di Jawa Tengah guna meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Pengembangan sektor pariwisata juga dinilai sejalan dengan konsep pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Destinasi wisata budaya seperti Borobudur dinilai memiliki daya tarik yang tetap kuat meskipun dikunjungi oleh banyak wisatawan. Karena itu, strategi pengemasan dan promosi destinasi menjadi kunci untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Selain seminar, forum ini juga membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, praktisi, maupun masyarakat umum untuk menyusun analisis dan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah. Peserta diminta mengirimkan extended abstract sekitar 2.500 kata yang memuat analisis awal serta usulan rekomendasi kebijakan.

Adapun tema yang ditawarkan dalam call for papers meliputi enam topik utama, yakni pengembangan sektor pariwisata terkait peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay), penguatan ekonomi kreatif berbasis perdesaan, pengembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah termasuk berbasis pesantren, implementasi ekonomi hijau dan ekonomi sirkular, strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta elektrifikasi transaksi pemerintah daerah.

Rangkaian kegiatan forum juga diisi dengan seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Eko B. Supriyanto selaku Pemimpin Redaksi Infobank Media Group, serta Esther Sri Astuti yang merupakan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance. Diskusi tersebut dimoderatori oleh perwakilan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Semarang.

Forum PUSAKA Jateng ini akan berlangsung melalui sejumlah tahapan hingga puncak kegiatan yang direncanakan pada minggu ketiga Agustus 2026. Hasil kajian yang terpilih diharapkan dapat menjadi rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang lebih kuat dan berkelanjutan.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

04 Agustus 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–14
04 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang terjadi pada Selasa (4/8/2026) pukul 08.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 4 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 26,7 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya pada sore hingga awal malam.
04 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 4 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30...
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua...
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Ketua PWNU Jawa Tengah, K.H. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), menegaskan lima pilar strategis sebagai arah transformasi Nahdlatul Ulama dalam menghadapi perubahan zaman. Gagasan tersebut menekankan penguatan...
Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah menggagalkan penyelundupan sabu menggunakan bus antarkota dengan menangkap kondektur berinisial DM (38) di Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026). Polisi menyita 3,77 gram sabu yang disembunyikan dalam botol permen dan kini memburu pemasok berinisial A yang diduga memasok narkotika untuk diedarkan di wilayah Jawa Tengah.
Sabu Disembunyikan di Botol Permen, Kondektur Bus Antarkota Ditangkap di Gerbang Tol Banyumanik
Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah menggagalkan penyelundupan sabu menggunakan bus antarkota dengan menangkap kondektur berinisial DM (38) di Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026)....

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved