URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS gagal meraih kemenangan pada saat melawan PSM Makassar dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gagal Petik Kemenangan Lawan PSM, Coach Ian: Sedikit Frustasi, Banyak Peluang

Gagal Petik Kemenangan Lawan PSM, Coach Ian: Sedikit Frustasi, Banyak Peluang

Gagal Petik Kemenangan Lawan PSM, Coach Ian: Sedikit Frustasi, Banyak Peluang

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – PSIS gagal meraih kemenangan pada saat melawan PSM Makassar dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Senin (19/12/2022). Laskar Mahesa Jenar harus tunduk oleh Juku Eja dengan dua gol tanpa balas.

Dua gol dari PSM Makassar semuanya dicetak oleh Kenzo Nambu di menit ke 6 dan 30. Pelatih PSIS, Ian Andrew Gillian mengaku gol pertama PSM sangat mengubah keadaan pada pertandingan tersebut.

“Malam ini sedikit frustasi. Pemain kami tentu saja capek karena tidak cukup banyak istirahat. Meskipun memang hari ini punya banyak peluang namun gol pertama dari PSM mengubah keadaan. Gol kedua juga sama kita sedang menguasai pertandingan namun transisi dari PSM Makassar mampu dimanfaatkan,” ujar Ian dalam jumpa pers usai pertandingan.

Coach Ian mengaku setelah ini Tim PSIS akan segera melakukan evaluasi khususnya bagaimana memperbaiki lini belakang. Menurutnya, pada pertandingan ini PSIS Semarang punya masalah pada marking area.

Selain itu, yang jadi penyebab lain adalah karena banyaknya pemain yang mengalami cedera. Setelah beberapa waktu lalu kehilangan Dewangga, malam ini bek andalan Wahyu Prasetyo harus ditandu keluar lapangan di babak pertama.

“Ini jadi situasi yang sulit bagi kami. Di tengah situasi ini tentu saja kami akan merolling posisi pemain. seperti misalnya tadi Taufik yang saya geser ke bek tengah yang mana bukan posisinya. Seperti yang saya bilang kemarin, saat ini saya tidak peduli posisi tapi kebutuhan tim,” katanya.

Salah satu pemain PSIS, Ridho Syuhada juga mengaku kecewa atas hasil yang didapat. Ridho menyatakan dirinya dan para pemain lainnya akan segera bangkit dan bisa meraih poin penuh kembali di pertandingan selanjutnya.

“Kami kecewa dengan hasil. Namun apapun kita harus bangkit kembali,” katanya.

Dengan kekalahan ini PSIS Semarang turun ke peringkat 10. Sementara PSM Makassar naik ke peringkat pertama di klasemen sementara BRI Liga 1. Setelah pertandingan ini, PSIS Semarang akan melawan Bali United pada Kamis 22 Desember 2022 pada pukul 18.30 WIB.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon