URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pembangunan Desa Wisata di Jawa Tengah sedang gencar-gencarnya dengan tujuan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno mengapresiasi kemandirian desa dalam mendukung perkembangan ekonomi. Dalam rapat bertemakan “Percepatan Pemulihan dan Perkembangan Ekonomi Jawa Tengah Melalui Kemandirian Ekonomi Desa” tersebut, Ganjar hadir bersama Sandiaga Uno sebagai pembicara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar dan Sandiaga Uno Apresiasi Kemandirian Desa dalam Mendukung Perkembangan Ekonomi

Ganjar dan Sandiaga Uno Apresiasi Kemandirian Desa dalam Mendukung Perkembangan Ekonomi

Ganjar dan Sandiaga Uno Apresiasi Kemandirian Desa dalam Mendukung Perkembangan Ekonomi

Pembangunan Desa Wisata di Jawa Tengah sedang gencar-gencarnya dengan tujuan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno mengapresiasi kemandirian desa dalam mendukung perkembangan ekonomi. Dalam rapat bertemakan “Percepatan Pemulihan dan Perkembangan Ekonomi Jawa Tengah Melalui Kemandirian Ekonomi Desa” tersebut, Ganjar hadir bersama Sandiaga Uno sebagai pembicara.
Foto:/IST
Ganjar Pranowo bersama Saniaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) saat menghadiri rapat TPAKD se-Jawa Tengah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis
featured-img

Semarang – Pembangunan Desa Wisata Jateng saat ini pelaksanaannya sedang gencar-gencarnya. Ganjar Pranowo bersama Saniaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), mengklaim kemandirian desa dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi Jateng.

“Maka sekarang desa-desa yang cukup berhasil, UKM yang cukup berhasil, usaha-usaha lainnya di level lokal yang cukup berhasil itu kita tampilkan agar yang lain tinggal meniru saja,” terang Ganjar saat menghadiri rapat TPAKD se-Jawa Tengah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (27/4/2023).

Dalam rapat bertemakan “Percepatan Pemulihan dan Perkembangan Ekonomi Jawa Tengah Melalui Kemandirian Ekonomi Desa” tersebut, Ganjar hadir bersama Sandiaga Uno sebagai pembicara. Selain membahas desa wisata, pihaknya juga menyinggung terkait sebanyak 29 desa antikorupsi yang ada di Jateng.

Gubernur yang menjabat selama dua periode tersebut menuturkan bahwa desa tidak perlu berimajinasi terkait model manajerialnya, packaging, ataupun marketing.

“Akses fasilitasnya sudah banyak, hanya perlu edukasi dan sosialiasi ditingkatkan,” ucap Ganjar.

Ia pun menambahkan, “Tapi inklusifitasnya cukup tinggi, sudah di atas 80 persen. Maka ini kita harapkan jadi satu indikator bahwa di usaha kecil menengah terus kemudian desa wisata, atau usaha yang lain sebenarnya bisa digaspol begitu dengan meniru.”

Menparekraf Sandiaga Uno yang turut hadir dalam rapat tersebut juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap desa wisata yang telah eksis di Jateng.

“Jadi saya ucapkan apresiasi yang tinggi. Mudah-mudahan pemulihan ini terus berlanjut dan memang ada dinamika ekonomi global,” kata Sandiaga.

Pihaknya menilai, sinergi dan kolaborasi antarpihak juga perlu untuk melakukan pemulihan ekonomi ini.

Sandiaga meyakini kemandirian desa bisa mempercepat pulihnya ekonomi, terutama pascapandemi yang melanda tahun 2020 silam. Tak lupa, ia mencontohkan keberadaan desa wisata yang efektif juga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Dari 818 desa wisata yang ada di jawa Tengah, Sandiaga menyebut Desa Wisata Lerep, Kabupaten Semarang, sebagai contoh yang mandiri.

“Semua desa wisata di sini sudah kami data dan meningkat secara siginifikan, dan desa wisata ini ternyata memiliki produk-produk ekonomi kreatif yang unggul. Sehingga bisa menghasilkan satu percepatan kemandirian ekonomi yang memang menjadi program daripada OJK,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved