RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ganjar Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik Program Penyehatan Pangan Nasional

Ganjar Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik Program Penyehatan Pangan Nasional

Ganjar Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik Program Penyehatan Pangan Nasional

SEMARANG – Upaya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terjun ke lapangan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan pada restoran, rumah makan dan warung-warung mendapat apresiasi. Oleh Kementerian Kesehatan, Ganjar dinobatkan sebagai Gubernur terbaik program penyehatan pangan nasional.

Penghargaan itu diberikan dalam acara pengharhargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat dan Penerapan Protokol Kesehatan Tempat Pengelolaan Pangan yang digelar Kemenkes, Rabu (17/11). Selain Ganjar, salah satu Wali Kota di Jateng yakni Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka juga mendapat penghargaan sebagai kepala daerah terbaik kedua program penyehatan pangan tingkat kabupaten/kota se Indonesia.

Ganjar yang menerima penghargaan itu saat perjalanan kunjungan kerja ke Cilacap mengatakan bahwa penghargaan itu merupakan kerja keras semua pihak yang mendukung penerapan protokol kesehatan di pengelolaan pangan Jawa Tengah.

“Sebenarnya yang hebat itu bukan saya. Yang hebat adalah pelaku rumah makan, restoran dan tempat-tempat makan itu, termasuk mereka-mereka yang memproduksi makanan di Jawa Tengah,” katanya.

Ganjar mengatakan, tanpa dukungan mereka semua, pengelolaan pangan sesuai protokol kesehatan di Jateng tidak akan berjalan. Maka, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterimakasih pada semua pihak yang dengan semangat mau mendukung penerapan protokol kesehatan di tempatnya masing-masing.

“Merekalah sebenarnya yang hebat-hebat, karena dalam rangka kita mengkoordinasikan, mereka menyambut ini dengan baik. Saya menyampaikan terimakasih pada semua yang berpartisipasi. Mereka hebat dan kita bisa melangkah bersama untuk lebih baik dalam rangka protokol kesehatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi pada semua pihak termasuk Gubernur, Bupati/Wali Kota dan pelaku usaha makanan yang menerapkan protokol kesehatan di tempatnya masing-masing. Menurutnya, langkah itu adalah upaya membantu percepatan percepatan pemulihan perekonomian di Indonesia.

“Kami memberikan apresiasi pada kepala daerah dan semua pengelola usaha makanan yang telah menerapkan protokol kesehatan di tempatnya masing-masing. Dengan cara ini, maka upaya penerapan kebiasaan baru dan perilaku hidup sehat berkesinambungan,” katanya.

Budi mengucapkan selamat kepada para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan. Ia berharap, penghargaan itu menambah semangat mereka dalam upaya penerapan normal baru.

“Dan kami berharap, penghargaan ini bisa memotivasi kepala daerah atau pengusaha lain yang belum mendapatkan penghargaan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157