URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan berkumpulnya perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam BEM Nusantara di UIN Raden Mas Said Surakarta merupakan wujud merawat perbedaan dalam bingkai kebangsaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar: Luar Biasa, Mahasiswa Seluruh Indonesia Kumpul Bicara Merawat Perbedaan dan Kebangsaan

Ganjar: Luar Biasa, Mahasiswa Seluruh Indonesia Kumpul Bicara Merawat Perbedaan dan Kebangsaan

Ganjar: Luar Biasa, Mahasiswa Seluruh Indonesia Kumpul Bicara Merawat Perbedaan dan Kebangsaan

featured-img

Sukoharjo – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan berkumpulnya perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam BEM Nusantara di UIN Raden Mas Said Surakarta merupakan wujud merawat perbedaan dalam bingkai kebangsaan.

“Ini luar biasa. Apresiasi saya luar biasa karena seluruh Indonesia kumpul di sini. Menurut saya dahsyat lah. Keinginan atau memperingati sumpah pemuda, merawat kebangsaan,” kata Ganjar usai menjadi pembicara dalam acara pengukuhan BEM Nusantara dan Seminar Nasional di Aula UIN Raden Mas Said Surakarta, Senin (31/10/2022).

Ganjar berharap pertemuan mahasiswa yang membahas tentang kebangsaan dan bagaimana merawat perbedaan kemudian dapat direalisasikan melalui aksi-aksi di lapangan. Tentu saja aksi yang mencerminkan warna kebangsaan itu sendiri dengan kreativitas dan inovasi dari anak-anak muda.

“Tentu saya senang, ketuanya tadi bicara bagaimana nilai-nilai kebangsaan telah Bung Karno teriakkan waktu itu. Nah sekarang generasi muda musti menyiapkan diri untuk merespons itu. Banyak kok yang kreatif, yang inovatif menjadi sociopreuneur untuk menyelesaikan persoalan itu. Hari ini mereka sepakat untuk menjaga itu semua. Kalau begini kita selalu optimis,” ungkapnya.

Menurut Ganjar, anak-anak muda dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam BEM Nusantara itu pasti memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap daerahnya masing-masing. Dengan intelektualitas dan kekritisannya, banyak isu yang dapat mereka ambil. Misalnya isu BBM dengan pendataan atau ketidaktepatan penyaluran bantuan.

“Ada tentu pikiran kritis seperti yang disampaikan. Tentu sisi yang lain mereka juga punya solusi bahwa prosesnya masih berlangsung karena mahasiswa tentu saja perlu dilakukan terus-menerus dan bimbingan,” ungkapnya.

Maka, lanjut Ganjar, satu data Indonesia itu merupakan hal penting. Mahasiswa yang memiliki intelektualitas, ilmu, metodologi, dan prosesnya bisa berkontribusi untuk menuntaskan.

“Mahasiswa bisa mengambil itu (ikut mengawasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran). Atau empowering untuk mendorong, mereka yang membutuhkan bisa didampingi. Itu juga bisa. Mereka bisa berkontribusi. Bahkan mulai dari yang kecil ya, soal data di desa melalui kuliah kerja nyata, di lingkungannya, atau di kampusnya,” katanya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Boyolali sempat melontarkan pertanyaan kepada Ganjar tentang bagaimana memulihkan kewibawaan negara. Sebab kewibawaan negara dinilai semakin merosot karena banyak kasus yang tidak tuntas salah satunya tentang pelanggaran HAM.

“Ya negara harus mengembalikan kewibawaannya. Ada kasus ya harus segera diselesaikan. Mengembalikan sesuatu dengan cepat itu penting,” jawab Ganjar.

Ganjar dalam jawabannya itu juga sempat menyinggung mengenai keamanan atau kondusifitas wilayah. Bahkan dengan tegas Ganjar akan pasang badan jika ada warganya yang merasa terancam.

“Ada yang merasa terancam di sini? Saya akan lindungi kamu. Kalau hari ini ada yang tidak aman, saya yang bertanggung jawab,” tegas Ganjar.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved