URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakin Gantole Telomoyo dapat menjadi destinasi wisata olahraga (sport tourism) berikutnya di Jawa Tengah. Namun untuk mewujudkannya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, khususnya terkait tempat pendaratan (landing) dan penggarapan sport tourism di luar event atau kejuaraan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Pamerkan Sport Tourism Gantole Telomoyo

Ganjar Pamerkan Sport Tourism Gantole Telomoyo

Ganjar Pamerkan Sport Tourism Gantole Telomoyo

Featured Image

Kab. Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakin Gantole Telomoyo dapat menjadi destinasi wisata olahraga (sport tourism) berikutnya di Jawa Tengah. Namun untuk mewujudkannya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, khususnya terkait tempat pendaratan (landing) dan penggarapan sport tourism di luar event atau kejuaraan.

“Dulu waktu lomba sebelum pandemi saya ingat betul ada teman dari Australia, Jepang, dan Korea menyampaikan itu perfect betul menurut mereka. Kalau itu perfect sebenarnya ini bisa menjadi agenda pariwisata berikutnya untuk Jawa Tengah,” kata Ganjar usai menyaksikan pendaratan pilot dalam Kejuaraan Gantole Telomoyo Cup VI dan Kejuaraan Nasional 2022 di Lapangan Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa (13/9/2022) sore.

Keyakinan Ganjar itu tentu bukan tanpa alasan. Sebab event Gantole Telomoyo Cup VI merupakan event yang menarik dan lumayan langka di Jawa Tengah. Belum lagi area di sekitar Gunung Telomoyo dan Rawa Pening cukup representatif untuk menggelar event itu.

“Jadi kalau kita bicara tempat take off-nya ada dua titik yang sangat bagus sekali. Nah landing-nya di sekitar Rawa Pening ini,” kata Ganjar.

Ganjar ingin event seperti itu dapat digelar secara berkelanjutan dan terus-menerus. Selain dapat memberikan alternatif tontonan bagi masyarakat, diharapkan juga memunculkan atlet-atlet gantole, paralayang, dan lainnya yang nanti dapat berprestasi.

Selain sisi sport yang berkelanjutan, Ganjar ingin agar sisi tourism-nya juga muai digarap serius. Misalnya tawaran kepada masyarakat untuk menikmati sensasi terbang di atas Rawa Pening menggunakan gantole atau sekadar melihat para profesional beratraksi gantole di langit.

“Di tengah tidak ada event sebenarnya kita bisa jualan tourism. Yaitu mereka terbang dari sana, tandem, sehingga orang yang tidak ngerti kegiatan ini, penasaran, ingin coba, semuanya bisa terbang bersama orang-orang profesional yang bisa mengendalikan itu. Tentu ini akan sangat menarik,” ungkapnya.

Tidak hanya gantole, sisi tourism ini juga dapat dikreasikan dengan paragliding, paramotor atau mikrolet yang semuanya menawarkan tantangan adrenalin dan menikmati alam dari atas.

“Kita bisa kreasi tidak hanya gantole, paragliding, tapi ada paramotor, mikrolet dna macam-macam. Ternyata ini bisa kita generate dari sisi sport-nya. Tourism-nya itu tadi kita harapkan orang bisa mencoba, orang bisa melihat, dan ini juga ada efek ekonominya,” jelas Ganjar.

Terkait tempat pendaratan (landing), Ganjar meminta agar digarap lebih matang lagi. Misalnya dibuatkan tempat pendaratan permanen di sekitar Rawa Pening. Dengan begitu sisi olahraganya dapat dikembangkan dan bisa menggelar event secara terus-menerus.

“Tapi yang belum tuntas adalah tempat landing-nya. Maka kita bisa minta dukungan sebenarnya dari pemerintah daerah, apakah dari provinsi atau dari kabupaten atau bisa juga BBWS untuk mengelola. Terus kemudian kita dorong dibuat tempat landing yang permanen maka event bisa kita siapkan,” katanya.

BACA JUGA :

Ratusan pelajar SD dan SMP di Kabupaten Semarang mengikuti tadarus Al-Qur’an di Masjid Agung Al Mabrur Ungaran Timur dan doa lintas agama di sekolah pada Rabu (29/4/2026) untuk memperingati HUT ke-505, Hari Kartini, dan Hardiknas dengan melibatkan siswa berbagai agama secara serentak.
Tumbuhkan Nilai Spiritual, Ribuan Pelajar Lintas Agama Doakan Kemajuan Kabupaten Semarang
Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot
Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot
Ratusan karyawan PT Selalu Cinta Indonesia menggelar aksi solidaritas mengenang korban kecelakaan kerja di Kota Salatiga pada Selasa (28/4/2026) dengan konvoi dan berjalan kaki menuju Alun-alun, menyampaikan pesan kepedulian melalui spanduk, sementara polisi mengawal kegiatan secara humanis untuk menjaga ketertiban.
Jelang May Day, Puluhan Buruh SCI Salatiga Turun ke Jalan, ada apa?
Sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa (28/4/2026), namun satu jemaah tertunda karena belum memenuhi syarat kesehatan saat pemeriksaan di embarkasi, sehingga keberangkatannya ditunda demi keselamatan hingga dinyatakan layak.
Alasan Kesehatan, Satu Calhaj asal Salatiga Gagal Berangkat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melepas ekspor 22.395 produk garmen PT Inti Sukses Garmindo ke Amerika Serikat di Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (29/4/2026), guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja, melalui peningkatan kualitas industri serta dukungan kebijakan fiskal.
Tak Terdampak Konflik Global, Perusahaan Garmen di Kabupaten Semarang Ekspor 22 Ribu Produk ke AS
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melepas ekspor 22.395 produk garmen PT Inti Sukses Garmindo ke Amerika Serikat di Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (29/4/2026), guna mendorong pertumbuhan ekonomi...
Ratusan pelajar SD dan SMP di Kabupaten Semarang mengikuti tadarus Al-Qur’an di Masjid Agung Al Mabrur Ungaran Timur dan doa lintas agama di sekolah pada Rabu (29/4/2026) untuk memperingati HUT ke-505, Hari Kartini, dan Hardiknas dengan melibatkan siswa berbagai agama secara serentak.
Tumbuhkan Nilai Spiritual, Ribuan Pelajar Lintas Agama Doakan Kemajuan Kabupaten Semarang
Ratusan pelajar SD dan SMP di Kabupaten Semarang mengikuti tadarus Al-Qur’an di Masjid Agung Al Mabrur Ungaran Timur dan doa lintas agama di sekolah pada Rabu (29/4/2026) untuk memperingati HUT ke-505,...
Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot
Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot
Wali Kota membuka pelatihan penanaman padi dalam pot di Kota Salatiga, Kamis (29/4/2026), untuk Kelompok Wanita Tani Mekar Lestari di P4S Kampoeng Soesoe Randuacir, guna mengatasi keterbatasan lahan dan...
Ratusan karyawan PT Selalu Cinta Indonesia menggelar aksi solidaritas mengenang korban kecelakaan kerja di Kota Salatiga pada Selasa (28/4/2026) dengan konvoi dan berjalan kaki menuju Alun-alun, menyampaikan pesan kepedulian melalui spanduk, sementara polisi mengawal kegiatan secara humanis untuk menjaga ketertiban.
Jelang May Day, Puluhan Buruh SCI Salatiga Turun ke Jalan, ada apa?
Ratusan karyawan PT Selalu Cinta Indonesia menggelar aksi solidaritas mengenang korban kecelakaan kerja di Kota Salatiga pada Selasa (28/4/2026) dengan konvoi dan berjalan kaki menuju Alun-alun, menyampaikan...
Sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa (28/4/2026), namun satu jemaah tertunda karena belum memenuhi syarat kesehatan saat pemeriksaan di embarkasi, sehingga keberangkatannya ditunda demi keselamatan hingga dinyatakan layak.
Alasan Kesehatan, Satu Calhaj asal Salatiga Gagal Berangkat
Sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa (28/4/2026), namun satu jemaah tertunda karena belum memenuhi syarat kesehatan saat pemeriksaan di embarkasi,...
Muat Lebih

POPULER

Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 49 paket sabu seberat 65,75 gram di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/4/2026), hasil penyelidikan bersama Polres Salatiga. Tiga tersangka residivis ditangkap melalui pengembangan informasi masyarakat, dengan modus sistem ranjau dan penyimpanan di beberapa lokasi serta kamar kos.
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, dengan Modus Ranjau, Tesangka Terancam Hukuman Mati
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang memberangkatkan 895 jemaah haji dalam enam kloter dari berbagai kecamatan melalui titik kumpul di Ungaran, Selasa (28/4/2026), dengan pengawalan tenaga medis dan ambulans guna memastikan kesehatan jemaah tetap prima menghadapi pemeriksaan ketat di Arab Saudi.
895 Jemaah Haji Kabupaten Semarang Berangkat Bertahap, Terbagi dalam 6 Kloter
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved