KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gara-gara Ban Bocor, Dua Maling Motor Dapat ‘Salam Olahraga’ di Keji Ungaran Barat

Gara-gara Ban Bocor, Dua Maling Motor Dapat ‘Salam Olahraga’ di Keji Ungaran Barat

Gara-gara Ban Bocor, Dua Maling Motor Dapat ‘Salam Olahraga’ di Keji Ungaran Barat

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah video warga yang sedang mengerubungi dua orang pria di Desa Keji, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang viral beredar di media sosial, Rabu (18/9/2024). Dalam video tersebut dijelaskan bahwa dua orang tersebut adalah pelaku pencurian sepeda motor.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, mereka ditangkap warga seusai ban motor Satria FU curiannya mengalami ban bocor. Diketahui pelaku berinisial SA (18) warga Desa Sumogawe dan AS (32) warga Desa Kandangan diduga melancarkan aksinya di wilayah Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Kronologinya, SA membawa kabur Satria FU curiannya sedangkan AS mengendarai motor Mio yang digunakan sebagai sarana aksi pencurian. Saat mereka dalam perjalanan ke arah Ungaran, seorang rekan korban yang melihat motor tersebut dibawa orang tak dikenal mencoba menghubungi korban.

Setelah mendapat kabar dari korban bahwa motornya hilang, ia kemudian mengikuti pelaku sambil meneriaki keduanya. Pelaku yang panik mencoba tancap gas. Sesampainya di sekitar Terminal Sisemut, Ungaran Barat, ban belakang Satria FU tersebut bocor namun tetap “digladak” hingga akhirnya tertangkap warga di wilayah Keji.

Dua pelaku itu kemudian jadi sasaran empuk amukan warga yang kesal hingga babak belur. Bhabinkamtibmas Desa Keji, Aipda Puswoyo mengatakan, anggota TNI-Polri yang datang langsung mengamankan keduanya.

“Para pelaku diangkut ke Polsek Ungaran Barat. Namun karena TKP pencurian berada di wilayah Gunungpati, maka kedua pelaku diserahkan ke Polsek Gunungpati,” kata dia saat dihubungi, Jumat (20/9/2024). (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]