URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kebakaran Hutan dan Lahan di Gunung Ungaran, Desa Candi, Kabupaten Semarang pada Kamis (12/10/2023) mengundang keprihatinan. Meskipun api berhasil dipadamkan, petugas masih waspada terhadap kemungkinan sisa bara api. Akses yang sulit dan medan curam menambah kompleksitas upaya pemadaman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gunung Ungaran Terbakar, Armada Damkar Kesulitan Jangkau Lokasi

Gunung Ungaran Terbakar, Armada Damkar Kesulitan Jangkau Lokasi

Gunung Ungaran Terbakar, Armada Damkar Kesulitan Jangkau Lokasi

Kebakaran lahan terjadi di Gunung Ungaran, masuk wilayah Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/10/2023) petang.

Foto: tangkapan layar video warga

Kebakaran lahan terjadi di Gunung Ungaran, masuk wilayah Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/10/2023) petang.
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Gunung Ungaran, tepatnya di sekitar wilayah Desa Candi, Kecamatan Bandungan, dekat Candi Gedong Songo, Kamis (12/10/2023) petang.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco menjelaskan, kejadian kali pertama diketahui sekitar pukul 17.50 WIB. Tampak api membakar lahan dari bagian atas atau dekat puncak gunung hingga merembet ke bagian bawah. Pihaknya menerjunkan personel dari Pos Ungaran dan Ambarawa.

“Kendala yang dialami yakni akses ke arah gunung yang tidak bisa dilalui dengan kendaraan damkar. Akhirnya pemadaman dilakukan secara manual,” ungkap Anang di Ungaran, Jumat (13/10/2023).

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.40 WIB. Walau begitu, Anang mengatakan bahwa personelnya masih berjaga di sekitar lokasi kebakaran untuk mengantisipasi adanya bara api atau api yang masih menyala.

Sementara Kapolsek Bandungan Iptu Jarot Drihandoko menjelaskan lahan yang terbakar bukan merupakan lahan produktif milik warga. Berdasarkan informasi dari warga sekitar, akses menuju titik api hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki karena lokasi berada di lereng yang curam. Dari hal itu, analisa sementara disebabkan karena cuaca panas.

“Sekitar pukul 22.00 WIB titik api sudah tidak terlihat. Mudah-mudahan sudah padam total,” katanya.

Untuk memastikan titik api benar-benar padam, personel Polsek Bandungan mendatangi lokasi kebakaran, Jumat (13/10/2023). Dibantu dari petugas BPBD Kabupaten Semarang, relawan dan warga sekitar rombongan bergerak menyusuri akses jalan setapak menuju titik api yang masuk wilayah Dusun Darum, Desa Candi.

“Dikarenakan medan yang sulit, kami bersama rombongan membawa tangki air portable sebagai antisipasi apabila ditemukan titik api atau kepulan asap yang akan menjadi sumber api baru,” terangnya.

Hingga pukul 10.00 WIB, hasil pemantauan rombongan di lokasi kebakaran tidak ditemukan sumber api baru. Meski demikian petugas tetap melakukan penyemprotan pada sisa kebakaran. (win)

BACA JUGA :

Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung
Warga Dusun Gading, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengeluhkan dugaan pencemaran Kali Serang yang terjadi selama tiga hari terakhir hingga menyebabkan ikan lokal mati, air menimbulkan rasa gatal, dan bau menyengat tercium sampai permukiman warga, Selasa (19/5/2026). Warga bersama karang taruna menyisir aliran sungai sejauh sekitar 10 kilometer untuk menelusuri sumber limbah yang diduga dibuang pada waktu tertentu.
Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di jalur penyelamat Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (19/5/2026) malam. Insiden diduga dipicu gangguan pengereman pada kedua kendaraan hingga menyebabkan benturan di jalur penyelamat dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka, satu di antaranya luka berat.
Rem Blong, Dua Truk Tabrakan di Jalur Penyelamat JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,23 persen secara bulanan pada Mei 2026 setelah sebelumnya mencatat deflasi. Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, hingga telepon...
06 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
06 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan tengah, Pantura barat, dan Jawa Tengah bagian barat pada sore hingga awal malam.
06 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Karangjati, Kabupaten Semarang, mengalami perlambatan akibat pekerjaan perbaikan saluran air di depan Pasar Karangjati, Kamis (5/6/2026). Pembongkaran gorong-gorong...
05 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
05 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Muat Lebih

POPULER

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved