RASIKAFM.COM | JAKARTA – UKSW Salatiga menjadi salah satu dari 228 perguruan tinggi swasta pilihan yang diundang Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara Taklimat Presiden Republik Indonesia bersama Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026, yang digelar pada Kamis (15/1/2026) di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta.
Provinsi Jawa Tengah, hanya 11 perguruan tinggi yang memperoleh undangan dalam forum strategis tersebut. Kehadiran UKSW menegaskan kepercayaan pemerintah terhadap peran dan kontribusi institusi pendidikan tinggi swasta dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
UKSW diwakili oleh Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Sri Suwartiningsih, Profesor Daniel Daud Kameo, serta Profesor Christina Maya Indah yang juga Dekan Fakultas Hukum.
Taklimat Presiden diikuti sekitar 1.200 undangan yang terdiri atas rektor, guru besar, dan pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian komunikasi intensif Presiden Prabowo dengan kalangan akademisi, sekaligus ruang dialog untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan bangsa.
Forum pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan perguruan tinggi memasuki tahun kedua diselenggarakan. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Profesor Stella Christie menyampaikan bahwa pertemuan kali ini secara khusus melibatkan akademisi dari bidang sosial dan humaniora, setelah sebelumnya fokus dialog diarahkan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan posisi strategis pimpinan perguruan tinggi dan guru besar sebagai brains of our country. Kepala Negara mendorong kalangan akademisi untuk menghadirkan karya-karya besar yang mampu mengatasi persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan, peningkatan pendapatan negara, hingga penguatan integritas dan tata kelola.
Rektor Intiyas menyatakan bahwa UKSW siap menindaklanjuti arahan Presiden melalui kontribusi nyata yang berbasis pada kekuatan sumber daya dan keilmuan yang dimiliki.
“Presiden menegaskan bahwa rektor, dekan, dan guru besar adalah cendekiawan terpilih dan orang-orang terbaik bangsa. Karena itu, kami diminta untuk menghadirkan karya-karya besar yang berdampak nyata, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan pendapatan negara, hingga penguatan integritas,” ujar Wakil Ketua 2 Forum Rektor Indonesia (FRI) Periode 2025-2026.
Ia menambahkan bahwa berbagai capaian UKSW, salah saatunya Terbaik 1 Nasional Mandaya Award 2025 untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) atas praktik pemberdayaan masyarakatnya, sejalan dengan komitmen institusi dalam membangun tata kelola yang baik dan menghadirkan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat. Penghargaan prestisius dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PMK) ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah dalam kiprah UKSW yang juga meraih empat penghargaan dalam Anugerah Diktisaintek akhir Desember lalu.
“Dengan sumber daya yang kami miliki, UKSW siap menjawab arahan Presiden dan terus mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa,” pungkas Rektor Intiyas.