KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hari Perhubungan Nasional, Saatnya Tagih Komitmen Reformasi Transportasia

Hari Perhubungan Nasional, Saatnya Tagih Komitmen Reformasi Transportasia

Hari Perhubungan Nasional, Saatnya Tagih Komitmen Reformasi Transportasia

Ditulis Oleh: Djoko Setijowarno , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat

Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 diminta tidak berhenti pada seremoni.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, mengatakan momentum ini harus menjadi waktu untuk mengevaluasi sekaligus menagih komitmen pemerintah dalam membenahi transportasi nasional.

Menurut Djoko, sedikitnya ada empat persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Mulai dari keberlanjutan subsidi transportasi umum, penanganan truk Over Dimension Over Loading atau ODOL, hingga konektivitas wilayah tertinggal, terdepan, terpencil dan perbatasan.

Integrasi antarmoda juga dinilai penting, agar masyarakat lebih mudah berpindah dari kereta, bus, terminal hingga moda transportasi lainnya.

Djoko juga menyoroti keselamatan transportasi.

Data Basarnas mencatat, sejak Januari hingga 15 Agustus 2026, terdapat 3.607 korban kecelakaan kapal. Sebanyak 3.165 orang berhasil diselamatkan, 239 meninggal dunia dan 203 lainnya masih dinyatakan hilang.

Foto : ilustrasi

Sementara di jalan raya, persoalan keselamatan juga masih menjadi pekerjaan besar.

Djoko mendorong Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memasukkan pendidikan keselamatan transportasi ke dalam kurikulum.

Bagi Djoko, Hari Perhubungan Nasional bukan sekadar momentum merayakan transportasi.

Tetapi kesempatan untuk bertanya:

Sudahkah transportasi kita benar-benar aman, terjangkau dan melayani masyarakat?

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]