URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, terus melejit dalam survei untuk Pemilihan Gubernur Jateng 2024, namun pendukungnya diingatkan untuk terus bergerak di masyarakat. Koordinator Relawan Sudaryono Jawa Tengah, Wawan Pramono, menyatakan bahwa penerimaan masyarakat terhadap Sudaryono tinggi karena visinya menyejahterakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hasil Survei Tinggi, Relawan Adi’ke Mas Dar Salatiga Terus Lakukan Sosialisasi Kenalkan Sosok Sudaryono

Hasil Survei Tinggi, Relawan Adi’ke Mas Dar Salatiga Terus Lakukan Sosialisasi Kenalkan Sosok Sudaryono

Hasil Survei Tinggi, Relawan Adi’ke Mas Dar Salatiga Terus Lakukan Sosialisasi Kenalkan Sosok Sudaryono

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, terus melejit dalam survei untuk Pemilihan Gubernur Jateng 2024, namun pendukungnya diingatkan untuk terus bergerak di masyarakat. Koordinator Relawan Sudaryono Jawa Tengah, Wawan Pramono, menyatakan bahwa penerimaan masyarakat terhadap Sudaryono tinggi karena visinya menyejahterakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Foto dok IST
Deklarasi Relawan Adi'ke Mas Dar Salatiga, Minggu (16/6/2024) petang.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Meski nama Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono terus melejit dalam berbagai lembaga survei untuk Pemilihan Gubernur Jateng 2024. Namun elemen pendukungnya tidak boleh terlena dan terus bergerak di masyarakat.

Kepada rasikafm.com Koordinator Relawan Sudaryono Jawa Tengah Wawan Pramono mengatakan, nama Sudaryono yang terus menanjak menunjukkan bahwa figurnya diterima oleh masyarakat. “Memang Jawa Tengah ini membutuhkan pemimpin muda yang memiliki visi misi menyejahterakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan, dan sosok itu adalah Sudaryono,” jelasnya saat deklarasi Relawan Adi’ke Mas Dar di Salatiga, Minggu (16/6/2024) petang.

Wawan mengatakan, khusus untuk Relawan Adi’ke Mas Dar ditugaskan untuk menggalang dukungan dari berbagai elemen masyarakat. “Dari petani, pedagang, pengusaha, semuanya bisa masuk ke relawan ini. Kita sama-sama bergerak memenangkan Mas Dar di Pilgub 2024,” ujarnya.

“Ini sekarang dari tingkat kota, bentuk di kecamatan langsung ke kelurahan hingga RW dan RT, tingkatan paling bawah harus ada relawan pemenangan Mas Dar,” kata Wawan.

Menurut Wawan, hingga akhir Juni ini ditargetkan ada 3.000 deklarasi dukungan dari berbagai simpul relawan untuk mendukung Sudaryono sebagai Gubernur Jawa Tengah. “Relawan sampai saat ini ada 35 komunitas, dari Tani Merdeka, Papera dan yang lain. Nanti setiap daerah akan deklarasi dan mengumpulkan dukungan sesuai komunitas relawannya,” jelas dia.

Wawan menegaskan bahwa Sudaryono maju menjadi calon Gubernur Jawa Tengah atas perintah Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra. “Itu sudah jelas, sekarang untuk koalisi juga masih menunggu arahan dari pak Prabowo,” ungkapnya.

Ketua Relawan Adi’ke Mas Dar Salatiga Dedi Hendratmoko mengatakan terus melakukan sosialisasi untuk mengenalkan Sudaryono di masyarakat Jawa Tengah. “Penerimaan masyarakat cukup bagus karena memang kita butuh perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved