URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua pelajar dari SMK diamankan polisi setelah dugaan akan terlibat tawuran di Bawen. Kejadian ini terjadi pada tanggal 1 Juni 2023 sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku ditangkap di dekat Pasar Hewan Ambarawa setelah petugas dan warga berhasil mengamankan mereka. Salah satu pelajar merupakan warga Ambarawa dan siswa SMK di Bawen, sedangkan yang lain merupakan alumni SMK swasta di Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendak Tawuran, Pelajar di Bawen Diamankan Polisi

Hendak Tawuran, Pelajar di Bawen Diamankan Polisi

Hendak Tawuran, Pelajar di Bawen Diamankan Polisi

Pelajar yang diduga hendak tawuran diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya di Mapolsek Bawen, Jumat (2/6/2023).

(Foto/ dok. Humas Polres Semarang)

Pelajar yang diduga hendak tawuran diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya di Mapolsek Bawen, Jumat (2/6/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Dua orang pelajar dari dua kelompok pelajar SMK diamankan personel Polsek Bawen karena diduga hendak tawuran. Kejadian itu diketahui pada Kamis (1/6/2023) sekitar pukul 22.30 WIB.

Disampaikan Plh Kapolsek Bawen Iptu Suwita, penangkapan dua pelajar itu berawal dari informasi warga perumahan Ambarawa Asri, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

“Saat petugas Polsek Bawen datang ke lokasi, kedua kelompok tersebut membubarkan diri. Namun petugas bersama warga berhasil mengamankan dua pelajar yang bersembunyi di salah satu bangunan pada bagian belakang Pasar Hewan Ambarawa,” ungkap Suwita di kantornya, Jumat (2/6/2023).

Masih menurut Iptu Suwita, setelah dimintai keterangan oleh petugas keduanya diketahui berinisial TA (16) warga Ambarawa yang bersekolah di salah satu SMK di Bawen, sedangkan ZA (22) merupakan alumni salah satu SMK swasta di Salatiga.

“Kami telah memanggil orang tua serta guru dari kedua pelajar tersebut guna dilakukan pembinaan kembali serta membuat surat pernyataan,” ujarnya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas adalah dua unit kendaraan roda dua. (win)

 

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga