RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Hendi Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Pasar Johar

Hendi Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Pasar Johar

Hendi Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Pasar Johar

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk meresmikan Pasar Johar yang telah rampung dibangun, Rabu (5/1). Selain Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu, terlihat juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Adapun Hendi selaku Wali Kota Semarang di sela – sela kegiatan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi, yang telah memberi perhatian pada Kota Semarang, sehingga kawasan Pasar Johar dapat terbangun kembali, setelah mengalami musibah kebakaran.

Dirinya mengungkapkan butuh biaya yang sangat besar untuk membangun kembali Pasar Johar. Pemkot Semarang sendiri bahkan tak kurang telah mengeluarkan anggaran lebih dari 157 milyar rupiah untuk penguatan struktur hingga pembangunan kawasan, termasuk alun – alun.

Sementara itu pemerintah pusat mengalokasikan sekitar 146 milyar rupiah untuk pembangunan Pasar Johar Utara dan Tengah. Sedangkan Pasar Johar Selatan dibangun dengan biaya sekitar 103 miliar rupiah, serta 20,3 milyar rupiah untuk Pasar Kanjengan untuk meningkatkan daya tampung pedagang.

“Tentu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Pak Presiden, Pak Menteri PUPR, lalu juga Kementerian Perdagangan, dan juga seluruh pihak di tingkat pusat hingga kota yang telah memberi perhatian, sehingga kawasan Pasar Johar dapat terbangun kembali,” tutur Wali Kota Semarang tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi juga menemani Presiden Jokowi beserta rombongan mengecek kondisi dalam Pasar Johar Utara, Tengah, dan Selatan tersebut dan berinteraksi dengan para pedagang. Lebih kurang 30 menit Hendi bersama Presiden Jokowi berkeliling di seputar kawasan Pasar Johar.

Di sisi lain Presiden Jokowi pun meminta agar kawasan Pasar Johar bisa dijaga bersama, sehingga kejayaan pasar di waktu lalu dapat dikembalikan. Ia menegaskan pasar yang ramai menandakan ada pergerakan ekonomi masyarakat dengan transaksi dan aktivitas jual beli yang menggerakkan rantai ekonomi rakyat.

“Saya titip, jaga kebersihan, jaga keamanannya sehingga pasar ini betul-betul menjadi pasar yang bersih, rapi, tertata, dan tidak jadi pasar yang kotor dan bau,” tekan Presiden Jokowi. “Mengembalikan kejayaan Pasar Johar masa lalu dan sebagai ‘landmark’ Kota Semarang,” tambahnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran