URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Merespon keluhan warga masyarakat mengenai beberapa fasilitas publik yang kondisinya tidak terawat, Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi mengingatkan jajarannya untuk menerapkan formula 3M dalam pembangunan kota pasca pandemi. 3M yang dimaksud wali kota adalah merawat, meningkatkan, dan menginisiasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi Sebut 3M Jadi Kunci Pembangunan Kota Semarang

Hendi Sebut 3M Jadi Kunci Pembangunan Kota Semarang

Hendi Sebut 3M Jadi Kunci Pembangunan Kota Semarang

Wali kota Semarang Hendrar Prihad saat berkunjung di SMP Negeri 3 Semarang, Rabu (20/7).
featured-img

Merespon keluhan warga masyarakat mengenai beberapa fasilitas publik yang kondisinya tidak terawat, Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi mengingatkan jajarannya untuk menerapkan formula 3M dalam pembangunan kota pasca pandemi. 3M yang dimaksud wali kota adalah merawat, meningkatkan, dan menginisiasi.

“Saat pembangunan sarana atau fasilitas umum biasanya antusiasmenya tinggi. Setelah euforianya hilang, perhatiannya juga ikut hilang, jadi tidak dirawat. Alasannya tidak ada biaya. Padahal itu tergantung bagaimana kita mengelola dana yang ada sejak awal,” ujar Hendi, sapaan akrab Wali kota Semarang, di sela-sela kunjungannya ke SMP Negeri 3 Semarang, Rabu (20/7).

Merawat yang dimaksud Hendi adalah dengan cara menjaga kebersihan fasilitas yang ada. “Sementara yang dimaksud dengan meningkatkan adalah dengan cara memperbaiki fasilitas yang rusak. Sedangkan menginisiasi di sini maksudnya adalah mendengarkan aspirasi masyarakat, mana fasilitas dan sarana yang perlu diadakan. Dengan kata lain, menginisiasi hal-hal baru yang sebelumnya tidak ada,” terang Hendi.

Hendi pun menegaskan agar jajarannya tidak terlena dengan berbagai pencapaian dan penghargaan yang sudah diperoleh Kota Semarang. Karena menurutnya mempertahankan justru lebih sulit daripada mendapatkan. “Jangan karena Kota Semarang sudah dapat banyak penghargaan lantas membuat kita menjadi sombong, bersantai-santai. Justru penghargaan tersebut harusnya semakin memacu kita untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi,” katanya.

Terpeliharanya fasilitas umum menjadi perhatian utama Hendi mengingat Kota Semarang adalah salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Untuk itu, dirinya dan jajarannya terus mengusahakan fasilitas dan layanan yang menunjang kenyamanan wisatawan.

Di lain sisi, Hendi mengingatkan lagi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan 3M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dalam penerapan protokol kesehatan karena angka covid-19 yang kembali naik di beberapa daerah. “Mari kita laksanakan 3M kesehatan dan 3M pemeliharaan demi percepatan pembangunan Kota Semarang dan keamanan berwisata di masa pasca pandemi ini,” pungkas Hendi.

BACA JUGA :

Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved