KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendi Sebut 3M Jadi Kunci Pembangunan Kota Semarang

Hendi Sebut 3M Jadi Kunci Pembangunan Kota Semarang

Hendi Sebut 3M Jadi Kunci Pembangunan Kota Semarang

Wali kota Semarang Hendrar Prihad saat berkunjung di SMP Negeri 3 Semarang, Rabu (20/7).

Merespon keluhan warga masyarakat mengenai beberapa fasilitas publik yang kondisinya tidak terawat, Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi mengingatkan jajarannya untuk menerapkan formula 3M dalam pembangunan kota pasca pandemi. 3M yang dimaksud wali kota adalah merawat, meningkatkan, dan menginisiasi.

“Saat pembangunan sarana atau fasilitas umum biasanya antusiasmenya tinggi. Setelah euforianya hilang, perhatiannya juga ikut hilang, jadi tidak dirawat. Alasannya tidak ada biaya. Padahal itu tergantung bagaimana kita mengelola dana yang ada sejak awal,” ujar Hendi, sapaan akrab Wali kota Semarang, di sela-sela kunjungannya ke SMP Negeri 3 Semarang, Rabu (20/7).

Merawat yang dimaksud Hendi adalah dengan cara menjaga kebersihan fasilitas yang ada. “Sementara yang dimaksud dengan meningkatkan adalah dengan cara memperbaiki fasilitas yang rusak. Sedangkan menginisiasi di sini maksudnya adalah mendengarkan aspirasi masyarakat, mana fasilitas dan sarana yang perlu diadakan. Dengan kata lain, menginisiasi hal-hal baru yang sebelumnya tidak ada,” terang Hendi.

Hendi pun menegaskan agar jajarannya tidak terlena dengan berbagai pencapaian dan penghargaan yang sudah diperoleh Kota Semarang. Karena menurutnya mempertahankan justru lebih sulit daripada mendapatkan. “Jangan karena Kota Semarang sudah dapat banyak penghargaan lantas membuat kita menjadi sombong, bersantai-santai. Justru penghargaan tersebut harusnya semakin memacu kita untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi,” katanya.

Terpeliharanya fasilitas umum menjadi perhatian utama Hendi mengingat Kota Semarang adalah salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Untuk itu, dirinya dan jajarannya terus mengusahakan fasilitas dan layanan yang menunjang kenyamanan wisatawan.

Di lain sisi, Hendi mengingatkan lagi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan 3M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dalam penerapan protokol kesehatan karena angka covid-19 yang kembali naik di beberapa daerah. “Mari kita laksanakan 3M kesehatan dan 3M pemeliharaan demi percepatan pembangunan Kota Semarang dan keamanan berwisata di masa pasca pandemi ini,” pungkas Hendi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]