URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hilang Dua Hari, Tiga Survivor Puncak Suroloyo Berhasil Ditemukan

Hilang Dua Hari, Tiga Survivor Puncak Suroloyo Berhasil Ditemukan

Hilang Dua Hari, Tiga Survivor Puncak Suroloyo Berhasil Ditemukan

featured-img

UNGARAN – Tiga orang pendaki Puncak Suroloyo Gunung Ungaran yang dikabarkan tersesat dan hilang berhasil ditemukan pada Sabtu (8/8/2021). Ketiga survivor Roni, Mindiyanah dan Seto dalam kondisi selamat dan ditemukan tidak jauh dari titik lokasi Sendang Suroloyo, tempat mereka melakukan ziarah.

Ketua tim pencarian Agus Purnomo menjelaskan penemuan ketiga survivor itu sekira pukul 11.04 di sebuah kebun kopi milik Perhutani di jalur pendakian Ngipik. Saat ditemukan, kondisi ketiganya tampak lemas sebab diketahui tidak ada asupan nutrisi selama hampir 2×24 jam.

Informasi yang berhasil digali dari salah satu survivor, mereka mengaku bingung sesampainya di sebuah persimpangan tak jauh dari lokasi makam Nyai Soka, di bawah Sendang Suroloyo. Patokan yang mereka gunakan adalah matahari, sehingga mengambil jalur yang salah.

Saat mengikuti jalur tersebut, mereka tidak berhasil menemukan jalan keluar melainkan jurang. Di tengah keputus asaan tersebut, mereka terus berusaha mencari jalur lain hingga akhirnya ditemukan oleh petani. Penemuan itu akhirnya segera disampaikan kepada relawan yang masih ada di bawah dan posko pencarian dan langsung dilakukan penjemputan.

Ketiga survivor untuk selanjutnya diberikan pertolongan berupa asupan makanan, minuman dan oksigen. Pihak keluarga masing-masing survivor juga telah dihubungi untuk menjemput. Seperti diberitakan sebelumnya, tiga survivor diduga tersesat dan hilang usai berziarah dan ritual di Sendang Suroloyo, Kamis (6/8/2021). (win)

Tiga survivor Gunung Ungaran ditemukan selamat dalam kondisi lemas di sebuah kebun kopi jalur pendakian Ngipik, Sabtu (8/8/2021). (Foto/IST)

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara