URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hujan deras yang melanda Kota Salatiga pada Sabtu (1/3) malam menyebabkan tanah longsor di RT 04 RW 12, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, yang nyaris menerjang rumah milik Sarwito sekitar pukul 24.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hujan Deras Landa Salatiga, Rumah Sarwito Rusak

Hujan Deras Landa Salatiga, Rumah Sarwito Rusak

Hujan Deras Landa Salatiga, Rumah Sarwito Rusak

Rumah Sarwito yang rudak akibat hujan deras
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga pada Sabtu (1/3) malam mengakibatkan tanah longsor di kawasan RT 04 RW 12, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti. Kejadian tersebut menimpa halaman dan nyaris menerjang kediaman Sarwito sekitar pukul 24.00 WIB.

Sarwito, pemilik rumah, mengungkapkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras masih berlangsung. “Saat itu saya mendengar suara dari sebelah rumah, ternyata tanah ambles,” ujarnya.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Salatiga, Roy Anjar, menyatakan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan darurat. “Kami menutup area longsor dengan terpal agar air hujan tidak semakin memperburuk kondisi tanah,” jelasnya.

Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama di daerah yang rawan longsor. “Kami meminta masyarakat untuk memantau kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda pergerakan tanah,” tambahnya.

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, warga diminta tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi longsor susulan.

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan