URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang memperingati HUT ke-45 melalui apel dan pemberian penghargaan di Semarang, Rabu (2026), sebagai refleksi peningkatan layanan air bersih. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, pelanggan, dan pegawai guna memperkuat komitmen pelayanan serta mendorong kualitas kinerja perusahaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

HUT ke-45 Tirta Bumi Serasi: Momentum Refleksi, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat

HUT ke-45 Tirta Bumi Serasi: Momentum Refleksi, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat

HUT ke-45 Tirta Bumi Serasi: Momentum Refleksi, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat

HUT PDAM berlangsung di kantor Pusat , diselenggarakan sederhana namun Hikmat, Dihadiri Dirut PDAM , Sekda Kabupaten Semarang bersama jajaran.
featured-img

Ungaran 24/4/2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang menggelar rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat namun tetap hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan diawali dengan apel yang berjalan tertib dan sarat makna. Apel dipimpin oleh Bupati Semarang yang diwakili oleh Sekretaris DaerahValeanto Soekendro, S.Sos., M.Si , serta diikuti oleh Dewan Pengawas dan Direksi, jajaran PKK Kabupaten Semarang, Forum Komunikasi Pelanggan, hingga seluruh pegawai dan tamu undangan. Momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan panjang perusahaan daerah dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat.

Sebagai informasi, Perumda Air Minum memiliki peran strategis dalam penyediaan air bersih, yang merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat. Secara nasional, target akses air minum layak terus didorong pemerintah agar semakin merata, sehingga kinerja perusahaan daerah seperti PDAM menjadi sangat krusial dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.

Usai apel, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam PERPAMSI Jateng Awards 2026 sebagai bentuk pengakuan atas kinerja perusahaan, serta penghargaan kepada pelanggan. Apresiasi ini menjadi simbol kuat bahwa hubungan antara perusahaan dan pelanggan tidak hanya sebatas layanan, tetapi juga kemitraan yang saling mendukung.

Pengurus Forum Komunikasi Pelanggan Kabupaten PDAM Semarang saat menfhadiri HUT di Kantor Pusat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng. Tradisi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga wujud rasa syukur atas perjalanan 45 tahun sekaligus harapan agar ke depan perusahaan semakin maju, berdaya saing, dan mampu memberikan pelayanan terbaik.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-45 ini memang digelar secara sederhana. Namun di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan makna refleksi yang mendalam. Seiring bertambahnya usia perusahaan, diharapkan kualitas pelayanan dan kinerja juga terus meningkat, sehingga mampu menjadi perusahaan yang sehat dan semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pelanggan, Haris Widi, turut memberikan apresiasi atas peningkatan layanan yang dirasakan. Ia berharap pelayanan ke depan bisa terus ditingkatkan. Menurutnya, penanganan keluhan pelanggan saat ini sudah semakin baik dan responsif. Haris juga mendoakan agar Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi terus berkembang menjadi perusahaan yang sehat, karena hal tersebut akan berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan air bersih bagi seluruh pelanggan.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen peningkatan layanan, peringatan HUT ke-45 ini diharapkan menjadi titik penguat bagi Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi untuk terus berinovasi dan hadir lebih dekat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Semarang.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan