URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghaffar RoIn dalam acara silaturahim PCNU se-Jawa Tengah di Salatiga
featured-img

Salatiga, 15 Juli 2026 – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), secara resmi menyampaikan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan para Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Tengah dalam agenda Silaturahim PCNU se-Jawa Tengah yang berlangsung di Salatiga, Rabu (15/7/2026) malam.

Agenda silaturahim yang dihadiri para Ketua PCNU dari berbagai daerah di Jawa Tengah semula menjadi ruang dialog mengenai dinamika organisasi dan arah perjalanan Nahdlatul Ulama menjelang Muktamar. Dalam kesempatan tersebut, Gus Rozin menyampaikan keputusan pribadinya untuk berikhtiar dalam kontestasi kepemimpinan PBNU.

Dalam sambutannya, Gus Rozin menegaskan bahwa keputusannya bukan didorong oleh semangat persaingan antartokoh, melainkan sebagai ikhtiar untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi organisasi.

“Kita tidak usah mengulik tokoh-tokoh yang berkontestasi. Kita mencoba mengurai masalah yang ada,” ujar Gus Rozin.
Menurutnya, keputusan tersebut lahir melalui proses perenungan yang panjang serta hasil komunikasi dengan sejumlah sahabat dan pengurus Nahdlatul Ulama di berbagai daerah.

“Saya sempat berpikir lama. Akhirnya, sekitar dua hari lalu, setelah berdiskusi dengan teman-teman dan beberapa Ketua PCNU yang menghubungi saya, saya memutuskan untuk berikhtiar berkontestasi pada Muktamar tahun ini,” ungkapnya.

Gus Rozin menjelaskan bahwa forum silaturahim bersama para Ketua PCNU se-Jawa Tengah merupakan tempat yang tepat untuk menyampaikan niat tersebut secara terbuka. Selain sebagai bentuk pemberitahuan (ikhbar), momentum itu juga dimanfaatkan untuk memohon doa dan dukungan dari para pengurus cabang yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya di Nahdlatul Ulama.

“Ini merupakan ikhbar sekaligus permohonan doa kepada para Ketua PCNU se-Jawa Tengah. Saya berangkat dari Jawa Tengah dan merasa bahwa para Ketua PCNU adalah keluarga sendiri,” tuturnya.

Meski menyatakan maju dalam kontestasi, Gus Rozin menegaskan bahwa orientasi utamanya adalah memperkuat persatuan organisasi serta menghadirkan gagasan yang mampu membawa Nahdlatul Ulama semakin berdaya dan memberi manfaat bagi umat.

Ia menawarkan visi mewujudkan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial-keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat, bangsa, serta kemanusiaan.

“Kita ingin NU terwujud sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat untuk kemaslahatan serta kesejahteraan Indonesia dan semesta,” tegas Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Pati tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati itu juga mengajak seluruh jajaran PCNU se-Jawa Tengah menjadikan Muktamar sebagai momentum konsolidasi organisasi, memperkuat ukhuwah, serta membangun kebersamaan, bukan memperlebar perbedaan.

Gagasan tersebut mendapat perhatian dari para peserta. Sejumlah Ketua PCNU menilai pentingnya memperkuat komunikasi antarlembaga dan antarkader agar proses menuju Muktamar berlangsung secara sehat, bermartabat, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi jam’iyah serta jamaah.

Forum silaturahim juga menjadi ruang penyelarasan pandangan mengenai arah Nahdlatul Ulama ke depan. Para peserta sepakat bahwa tantangan organisasi yang semakin kompleks memerlukan kepemimpinan yang mampu menjaga marwah organisasi sekaligus memperkuat kontribusi NU bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Menjelang penutupan acara, Gus Rozin kembali mengingatkan pentingnya menjaga suasana yang kondusif di seluruh tingkatan organisasi serta menempatkan kepentingan jam’iyah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Yang harus kita menangkan adalah masa depan NU yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat. Muktamar harus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan melanjutkan khidmah kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan,” pungkasnya.

Agenda Silaturahim PCNU se-Jawa Tengah ditutup dengan doa bersama serta komitmen seluruh peserta untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat konsolidasi organisasi, dan menyongsong Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang damai, bermartabat, serta membawa kemanfaatan bagi seluruh warga Nahdliyin.

BACA JUGA :

Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
SD Negeri Bener 01 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menyediakan layanan mobil antar pulang bagi siswa menggunakan bekas angkot yang dibeli dari hasil patungan guru. Program yang mulai berjalan sejak Juni 2026 ini bertujuan membantu orang tua yang kesulitan menjemput anak sekaligus meningkatkan keselamatan siswa karena lokasi sekolah berada di tepi Jalan Raya Semarang–Solo yang padat lalu lintas.
Gani, Guru Olah Raga SD Bener Tengaran, Pagi Mengajar Siang antar Siswa Pulang
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029