URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

IAIN Salatiga Siap Beralih Status Menjadi Universitas

IAIN Salatiga Siap Beralih Status Menjadi Universitas

IAIN Salatiga Siap Beralih Status Menjadi Universitas

featured-img

Rektor IAIN saat menyampaikan materi visitasi perubahan iain menjadi UIN salatiga

RASIKAFM – Rektor Institut Agama Islam Negeri Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy mengatakan bahwa IAIN Salatiga sudah siap beralih status menjadi universitas. “Semua syarat sudah kami penuhi. Bisa dibilang sudah 90 persen siap untuk bertransformasi menjadi universitas,” katanya dalam sambutan pada pembukaan Visitasi Perubahan Bentuk IAIN Salatiga menjadi UIN Salatiga di Gedung KH. Hasyim Asy’ari, Rabu (10/3).

Menurut data yang dipaparkan saat presentasi Visitasi Perubahan Bentuk IAIN Salatiga menjadi UIN Salatiga, IAIN Salatiga sudah memenuhi sebagian besar persyaratan perubahan bentuk. “PMA No. 20 tahun 2020 menyatakan bahwa untuk menjadi universitas, sebuah institut harus memiliki minimal 80 dosen yang berpendidikan magister dan 16 dosen berpendidikan doktor. Jumlah dosen berpendidikan dokter di IAIN Salatiga ada sebanyak 405 orang dan 57 dosen berpendidikan doktor. Syarat ini terpenuhi. Selain itu IAIN Salatiga memiliki delapan guru besar; jumlah ini dua kali lipat dari yang disyaratkan PMA untuk beralih status,” jelas Prof. Zakiyuddin.

“Dari semua persyaratan yang ada dalam PMA No. 20 Tahun 2020, tinggal jumlah prodi di program Pascasarjana atau S2 yang sedang dalam proses pemenuhan. PMA mensyaratkan lima prodi, sedangkan IAIN Salatiga saat ini sudah memiliki tiga prodi di program Pascasarjana. Syarat tersebut akan segera kami penuhi karena sekarang sudah ada tiga program studi lain yang sedang dalam proses penilaian BAN-PT. Saya optimis proses tersebut akan selesai bulan Maret ini,” tambahnya.

Rektor IAIN Salatiga menilai dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 14.657 orang serta dukungan yang diberikan oleh pemerintah dan masyarakat setempat, IAIN Salatiga akan bisa segera menjadi UIN. “Berbarengan dengan persiapan kami dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bebas dan Melayani, kami siap bertukar pikiran untuk mengembangkan IAIN Salatiga dan akan terus berinovasi agar dapat memberikan pelayanan prima untuk masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan,” pungkasnya.

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama , Priyono, S.Pd., M.Pd. mengatakan bahwa secara kualitas dan kuantitas IAIN Salatiga sudah bisa beralih status menjadi UIN. “IAIN Salatiga ini sudah memiliki modal yang cukup untuk jadi UIN. Jurnal Ilmiah bereputasi internasional dan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi yang diraih kemarin adalah salah satu potensi dan modal besar yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Priyono, M.Pd. berpesan agar IAIN Salatiga juga menaruh perhatian yang sama besar terhadap akreditasi institusi, “Ke depan persyaratan alih status akan makin susah, maka proses ini harus segera kita selesaikan. Jangan lupa juga untuk terus meningkatkan mutu. Saya percaya IAIN Salatiga bisa mengerjakan hal tersebut dengan baik, mengingat banyaknya prestasi yang diraih selama enam tahun sejak alih bentuk dari STAIN menjadi IAIN.”

Sedangkan asesor Prof. Dr. Syamsudin Ni’am, M.Ag mengatakan bahwa IAIN Salatiga telah berada pada proses dan jalur yang benar. “UIN Salatiga is in progress, patut kita tunggu. Yang paling penting adalah bagaimana nanti UIN Salatiga bisa menjaga semangat integrasi keilmuan dengan paradigma keilmuan yang dipilih. Jadi nanti tidak hanya ilmu keislaman yang maju, tapi rumpun ilmu umum juga mendapat kesempatan untuk maju, tidak ada yang lebih menonjol,” pungkasnya.(rief)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved