URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ini Alasan Kota Semarang Belum Bisa Turun Menjadi Level 1 Saat PPKM

Ini Alasan Kota Semarang Belum Bisa Turun Menjadi Level 1 Saat PPKM

Ini Alasan Kota Semarang Belum Bisa Turun Menjadi Level 1 Saat PPKM

Featured Image
Foto: Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat konferensi pers membahas perpanjangan PPKM di Balai Kota Semarang, Selasa (31/8/2021).

RASIKAFM – Pemerintah pusat melalui Presiden RI Joko Widodo mengumumkan memperpanjang kembali PPKM Level di Jawa-Bali terhitung sejak 31 Agustus hingga 6 September 2021.

Dalam perpanjangan PPKM Level kali ini, daerah aglomerasi Semarang Raya mengalami penurunan dari Level 3 menjadi Level 2.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan dalam peraturan baru penurunan Level 2 ini, terdapat sejumlah perubahan untuk pembatasan kegiatan usaha dan tempat ibadah di Kota Semarang.

“Yang berubah lebih pada kuantitas masyarakat yang datang maupun tambahan periode atau jam. Misalnya kegiatan PKL, toko kelontong yang tadinya jam 8 malam harus tutup sekarang menjadi jam 9 malam. Yang tadinya kapasitas 50 persen misal di supermarket, mal dan tempat ibadah sekarang bisa 75 persen,” kata Hendi saat konferensi pers di Balai Kota Semarang, Selasa (31/8/2021).

Kendati demikian, Hendi memberi catatan indikator penurunan level di wilayahnya dari level 3 menjadi level 2.

Dia menyebut, berdasarkan indikator penurunan level, Kota Semarang seharusnya udah berada di level 1.

Sebab, penambahan kasus konfirmasi Kota Semarang berada di angka 8,7 persen, dirawat di rumah sakit 0,8 per 100.000 dan kematian 0,98 persen.

“Yang menarik adalah dari positive rate, pertumbuhan penderita, BOR rumah sakit, kematian dan pasien yang dirawat sebenarnya indikator Semarang sudah berada di level 1,” ungkapnya.

Namun, ada dua hal yang disampaikan oleh pemerintah pusat yang membuat Kota Semarang belum bisa berada di level 1.

“Yaitu angka testing dan tracing memang kurang baik. Tapi kita akan kejar seminggu ini testing dan tracing dengan teman-teman nakes, camat, lurah dibantu TNI/Polri mudah-mudahan angka testing dan tracing bisa semakin baik. Tidak hanya di level 2 tapi bisa naik di level 1,” ujarnya.

Berdasarkan Inmendagri No. 35/2021 saat Kota Semarang berada di Level 3 berlaku pada 24-30 Agustus, target testing 3.984 orang per hari. Jika mampu memenuhi target itu, Kota Semarang akan berada di level 1 dengan positivity rate di bawah 5 persen.

Namun selama sepekan terakhir, positivity rate di Kota Semarang masih berada di angka 12,2 persen.

“Angka testing di Kota Semarang dalam posisi sedang yakni 12,2 persen dari yang seharusnya kurang dari 5 persen. Sedangkan tracing harus lebih dari 14 persen tapi angka Semarang ada di 2,4 persen per 100 ribu jadi ada dalam posisi terbatas,” ungkapnya.

Hendi menyebut kendala yang dihadapi terkait tracing dan testing di wilayahnya yakni jumlah petugas atau tracer yang terbatas.

“Untuk bisa melakukan tracing jumlah tracer kan kurang banyak dibandingkan jumlah penduduk di Semarang. Tapi Alhamdulillah sudah dapat dari BNPB 100 orang. Kita kerjasama dengan TNI/Polri dan nakes di Semarang,” ucapnya.

Untuk itu, Hendi berupaya melakukan peningkatan tracing dan testing dengan mengedepankan validitas data dan menyadarkan masyarakat untuk lebih jujur.

“Masyarakat harus jujur mengakui saat dites positif kemarin ketemu siapa saja. Selama kontak erat paling tidak 10 orang, tetangga kanan kiri dites juga. Supaya bisa memenuhi yang 3.900 sekian itu,” ujarnya

Di sisi lain, Hendi juga berupaya menggenjot vaksinasi di wilayahnya agar dapat mencapai target 1,3 juta sasaran.

“Per hari ini vaksinasi sudah 73,97 persen dari target 1,3 juta untuk v1. Sedangkan v2 51,92 persen,” jelasnya.

Sesuai Inmendagri No.38/2021 tentang PPKM terbaru, Kota Semarang yang saat ini menempati level 2 ditarget menggelar testing kepada 266 orang setiap harinya.

BACA JUGA :

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening meminta peninjauan ulang RPJMD di Ungaran, Rabu (6/5/2026), menyusul pengurangan Transfer ke Daerah, dengan mendorong penyesuaian target pembangunan dan prioritas anggaran secara realistis melalui sinergi eksekutif-legislatif agar program tetap berjalan efektif.
Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar
FKP Perumdam Kabupaten Semarang Jadi Tuan Rumah Workshop Regional Paguyuban Banyu Bening Jateng
FKP Perumdam Kabupaten Semarang Jadi Tuan Rumah Workshop Regional Paguyuban Banyu Bening Jateng
Dishub Kabupaten Semarang memastikan tidak ada korban pengendara motor dalam kecelakaan di turunan Exit Tol Bawen, Senin (4/5/2026), lalu mengevaluasi keselamatan dengan mendorong pembongkaran pulau jalan, peningkatan sistem lampu lalu lintas berbasis teknologi, serta penanganan faktor human error dan teknis kendaraan.
Evaluasi Usai Kecelakaan Bawen, Dishub Dorong Perombakan Pulau Jalan dan Sistem Lampu Lalu Lintas
Pemerintah Kota Salatiga memperingati Hardiknas 2026 melalui upacara di halaman kantor pemkot, Senin (4/5/2026), dengan menegaskan penguatan pendidikan inklusif berbasis mindset, mental, dan misi, sekaligus mengapresiasi berbagai capaian prestasi nasional sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen pendidikan.
Kota Salatiga Borong Penghargaan di Hardiknas 2026, Fokus Pendidikan Inklusif

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Provinsi Jawa Tengah mencatat deflasi 0,03 persen pada April 2026 setelah Idulfitri, dipicu turunnya harga pangan dan tarif transportasi, sementara Bank Indonesia dan TPID menjaga stabilitas melalui pengendalian pasokan dan koordinasi lintas daerah guna menahan inflasi tahunan yang tercatat 2,11 persen.
Inflasi Jawa Tengah Tetap Terkendali Pasca Lebaran 2026
Provinsi Jawa Tengah mencatat deflasi 0,03 persen pada April 2026 setelah Idulfitri, dipicu turunnya harga pangan dan tarif transportasi, sementara Bank Indonesia dan TPID menjaga stabilitas melalui pengendalian...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening meminta peninjauan ulang RPJMD di Ungaran, Rabu (6/5/2026), menyusul pengurangan Transfer ke Daerah, dengan mendorong penyesuaian target pembangunan dan prioritas anggaran secara realistis melalui sinergi eksekutif-legislatif agar program tetap berjalan efektif.
Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening meminta peninjauan ulang RPJMD di Ungaran, Rabu (6/5/2026), menyusul pengurangan Transfer ke Daerah, dengan mendorong penyesuaian target pembangunan dan...
Kecelakaan tunggal terjadi di Simpang Salib Putih, Salatiga, Selasa (5/5/2026), saat truk Colt Diesel dari arah Kopeng diduga mengalami rem blong hingga menabrak pembatas jalan, mengakibatkan sopir luka patah kaki dan kerugian material lebih dari Rp200 juta akibat muatan susu berserakan.
Ikuti Google Maps, Truk Muat Susu Kaleng alami Laka di Salib Putih. Evakuasi Sopir Dramatis
Kecelakaan tunggal terjadi di Simpang Salib Putih, Salatiga, Selasa (5/5/2026), saat truk Colt Diesel dari arah Kopeng diduga mengalami rem blong hingga menabrak pembatas jalan, mengakibatkan sopir luka...
Kodim 0714/Salatiga menggelar lomba karya jurnalistik di Salatiga, Selasa (5/5/2026), untuk mengangkat dampak pembangunan jembatan dan program air bersih di desa, melalui karya video yang dipublikasikan di media sosial guna memperkuat komunikasi publik dan menunjukkan manfaat nyata kebijakan pemerintah.
Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta
Kodim 0714/Salatiga menggelar lomba karya jurnalistik di Salatiga, Selasa (5/5/2026), untuk mengangkat dampak pembangunan jembatan dan program air bersih di desa, melalui karya video yang dipublikasikan...
FKP Perumdam Kabupaten Semarang Jadi Tuan Rumah Workshop Regional Paguyuban Banyu Bening Jateng
FKP Perumdam Kabupaten Semarang Jadi Tuan Rumah Workshop Regional Paguyuban Banyu Bening Jateng
Forum Komunikasi Pelanggan Perumdam Kabupaten Semarang menggelar workshop regional Paguyuban Banyu Bening di Bandungan, 29–30 April 2026, untuk memperkuat sinergi pelanggan dan Perumdam melalui diskusi,...
Muat Lebih

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin membuka Salatiga May Day 2026 di halaman Pemkot, Jumat (1/5/2026), dengan melibatkan unsur tripartit untuk mempererat hubungan industrial melalui santunan BPJS, layanan kesehatan, donor darah, dan bazar UMKM, guna meningkatkan kesejahteraan pekerja dan kolaborasi antar pihak.
May Day Salatiga 2026, Nina Bertekad Sejahtera Bersama
Pemerintah Kota Salatiga memperingati Hardiknas 2026 melalui upacara di halaman kantor pemkot, Senin (4/5/2026), dengan menegaskan penguatan pendidikan inklusif berbasis mindset, mental, dan misi, sekaligus mengapresiasi berbagai capaian prestasi nasional sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen pendidikan.
Kota Salatiga Borong Penghargaan di Hardiknas 2026, Fokus Pendidikan Inklusif
Korwil Pendidikan Kecamatan Tengaran menggelar tes dan lomba calistung bagi siswa SD di Kabupaten Semarang pada peringatan Hardiknas 2026 guna meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, setelah ditemukan sebagian siswa kelas awal belum menguasai dasar tersebut, melalui penguatan pembelajaran dan kompetisi edukatif.
Aksi Nyata Hardiknas 2026, Korwilcambidik Tengaran Gelar Calistung, bagi Siswa Kelas 1 dan 2 SD

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved