[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Ironis, Pasca Pendaftaran Bacaleg, Puluhan Pengurus Nasdem Salatiga Mengundurkan Diri

Ironis, Pasca Pendaftaran Bacaleg, Puluhan Pengurus Nasdem Salatiga Mengundurkan Diri

Ironis, Pasca Pendaftaran Bacaleg, Puluhan Pengurus Nasdem Salatiga Mengundurkan Diri

Sejumlah Kader Partai Nasdem Salatiga saat berada di KPU Salatiga Kamis (11/5/2023).

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Puluhan anggota kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Salatiga mengundurkan diri saat dilakukannya pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di KPU Kota Salatiga Jawa Tengah.

Pengunduran diri para kader Partai NasDem ini dipicu tidak adanya komunikasi antara kader Partai Nasdem dengan DPP NasDem terkait tidak adanya pencantuman nama dalam pengesahan susunan kepengurusan.

Setelah DPD NasDem Salatiga mendaftarkan Bacaleg ke KPU Kota Salatiga, para kader tersebut juga menyerahkan surat pengunduran diri ke KPU Kota Salatiga Jawa Tengah.

Kader NasDem, M Soimam mengatakan sebanyak 50 pengurus NasDem Salatiga yang terdiri dari pengurus DPD, pengurus DPC, dan pengurus DPRt mengundurkan diri dari Partai Nasdem Salatiga.

“Kita mewakili teman-teman, datang ke KPU untuk menyerahkan surat pengunduran diri dari keanggotaan dan pengurus partai Nasdem Salatiga,” kata Soimam, Kamis (11/5/2023).

Menurutnya pengunduran para kader Partai Nasdem akibat tidak adanya komunikasi saat munculnya surat keputusan kepengurusan baru. Bahkan terdapat kader partai Nasdem yang mengajukan pengunduran secara lisan namun kader tersebut dicantumkan dalam kepengurusan DPD NasDem Salatiga yang baru.

“Kita tidak dihubungi dan dilibatkan untuk dimasukkan di kepengurusan partai Nasdem yang baru,” ungkapnya.

Soimam mengungkapkan bahwa para kader yang mengundurkan diri tersebut mencari kenyamanan.

“Karena kita sudah tidak dihargai di rumah sendiri, jadi kita mencari kenyamanan intinya seperti itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Salatiga, Elman Saragih mengaku sangat menyanyangkan kader tersebut mengundurkan diri dari Partai Nasdem. Namun dirinya tetap menganggap kader tersebut keluarga dari Partai NasDem.

“Saya tidak menganggap mereka mengundurkan diri, saya tetap menganggap mereka keluarga Nasdem. Pantang buat saya merelakan kader untuk mengundurkan diri,” kata Elman.

Elman mengungkapkan tidak ada permasalahan antara Partai Nasdem dengan para kader.

“Sebetulnya setahu saya tidak ada masalah,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px