URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang melakukan operasi tangkap tawon (OTT) di Lingkungan Junggul, Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan pada Kamis (6/3/2025) malam setelah menerima laporan dari seorang warga di Instagram.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Iseng Posting Sarang Tawon di Medsos, Damkar Kabupaten Semarang Sigap Lakukan Penanganan

Iseng Posting Sarang Tawon di Medsos, Damkar Kabupaten Semarang Sigap Lakukan Penanganan

Iseng Posting Sarang Tawon di Medsos, Damkar Kabupaten Semarang Sigap Lakukan Penanganan

Regu A Pos Damkar Ambarawa memusnahkan sarang tawon di lingkungan Junggul, Bandungan, Kamis (6/3/2025) malam. Foto: Dok. Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
Regu A Pos Damkar Ambarawa memusnahkan sarang tawon di lingkungan Junggul, Bandungan, Kamis (6/3/2025) malam. Foto: Dok. Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang melakukan operasi tangkap tawon (OTT) di Lingkungan Junggul, Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan pada Kamis (6/3/2025) malam. Kejadian ini bermula dari unggahan iseng seorang warga di Instagram yang tak menyangka langsung mendapat respons cepat dari petugas.

Seorang pengguna Instagram dengan akun @kartikasp10 mengunggah video yang menunjukkan sarang tawon berbahaya di dahan pohon dekat rumahnya. Dalam caption-nya, @kartikasp10 mengaku hanya iseng menandai akun @damkarkab.semarang dan tak menyangka langsung mendapat balasan.

“Berawal dari tiba-tiba ada pasukan tawon di pohon depan rumah, posting Instagram, iseng tag akun Damkar Kabupaten Semarang. Eh direspon, terus dimintai info lokasi sama nomor WhatsApp,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Tak lama setelah itu, admin akun Instagram @damkarkab.semarang menghubungi pengguna tersebut untuk meminta informasi lebih lanjut, termasuk lokasi dan nomor WhatsApp. Meski merasa sungkan karena khawatir merepotkan, pengguna tersebut tetap memberikan informasi yang diminta.

Menanggapi laporan tersebut, petugas Damkar Kabupaten Semarang langsung bergerak menuju lokasi. Petugas dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang pun berhasil menangani sarang tawon yang berpotensi membahayakan warga dengan membakarnya.

“Dan dateng beneran dongg, padahal iseng tapi ga nyangka direspon baik dan gercep langsung diatasi. Memang bener apapun masalahnya, DAMKAR solusinya, the best lah pokoknya,” tulisnya kembali dalam unggahan yang di-repost oleh akun @damkarkab.semarang.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, media sosial seperti Instagram kini menjadi salah satu sarana bagi warga untuk melaporkan kebutuhan layanan darurat selama informasi yang diberikan valid.

“Operasi Tangkap Tawon merupakan bagian dari tugas pemadam kebakaran. Regu A Pos Damkar Ambarawa yang dikerahkan untuk ke lokasi, dan kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar,” kata Anang saat dihubungi, Senin (10/3/2025). (win)

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara