URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sedikitnya 195 paket sembako dibagikan terhadap warga yang ada di dusun Dlisem, desa Cukil Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Rabu 13 April 2022 pagi. Pembagian paket ini merupakan program SDIT selama bulan Ramadhan, untuk meningkatkan rasa Peduli siswa dalam rangka menumbuhkan jiwa berbagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Isi Kegiatan Positif Saat Ramadhan, Siswa SDIT Nurul Islam Tengaran, Berbagi Sembako

Isi Kegiatan Positif Saat Ramadhan, Siswa SDIT Nurul Islam Tengaran, Berbagi Sembako

Isi Kegiatan Positif Saat Ramadhan, Siswa SDIT Nurul Islam Tengaran, Berbagi Sembako

Sedikitnya 195 paket sembako dibagikan terhadap warga yang ada di dusun Dlisem, desa Cukil Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Rabu 13 April 2022 pagi. Pembagian paket ini merupakan program SDIT selama bulan Ramadhan, untuk meningkatkan rasa Peduli siswa dalam rangka menumbuhkan jiwa berbagi.

Dalam konfirmasinya, Kepala SDIT Nurul Islam Tengaran Siti Rofi’ah S. Pd mengatakan, dalam Baksos kali ini pihaknya sengaja mengajarkan kepada siswa untuk peduli sesama, apalagi saat dibulan Suci Ramadhan “para siswa kami latih untuk mempunyai rasa empati dan berbagi. Hingga Akhirnya terkumpul sembako seperti beras, telur, gula, minyak yang kemudian dibagikan kepada warga masyarakat di dusun Dlisem ini” ungkap Rofi’ panggilan akrab sang Kepala Sekolah.

Siti Rofi’ah berharap setelah kegiatan ini pihaknya bisa menjalin silaturahmi dengan keluarga besar ibu Nyai Siti Nasikah lebih dekat lagi “kami dari pihak sekolah berharap jalinan. Kerjasama dan komunikasi yang telah terjaga selama ini kedepan bisa langgeng dan bisa membawa manfaat bagi semua” harap Siti Rofi’ah yang kini tercatat sebagai Mahasiswa Program S2 UPGRIS Semarang ini.

Pembagian Baksos kali ini terkumpul dari 680 siswa di SDIT Nurul Islam Tengaran yang dikumpulkan mulai 2 minggu llau.

Kegiatan semacam ini setiap tahun juga dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan, terlebih di saat pandemi seperti sekarang ini.

Hadir dalam kesempatan tersebut
DR. KH. Muh. Harris, S.S., MSi. Pembina YPI Sabilul Khoirot.
Hajjah Ida Nurul farida, M.Pd.
Ustadz Jauhari Mahmud,
kadus Dusun Dlisem,

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved