URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani SIP MM, dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Salatiga 2024. Pernyataan ini disampaikan saat jumpa pers di Resto Banarawa, Rabu (20/12/2023). Yasip menegaskan bahwa fokusnya adalah melaksanakan tugas dan perintah dari Penjabat Gubernur Jawa Tengah untuk bersama-sama membangun Kota Salatiga, dan tidak ada niatan untuk maju dalam Pilkada Salatiga 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jadi Pj Walikota, Yasip Khasani Pastikan Tidak Akan Maju sebagai Walikota Salatiga

Jadi Pj Walikota, Yasip Khasani Pastikan Tidak Akan Maju sebagai Walikota Salatiga

Jadi Pj Walikota, Yasip Khasani Pastikan Tidak Akan Maju sebagai Walikota Salatiga

Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani SIP MM, dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Salatiga 2024. Pernyataan ini disampaikan saat jumpa pers di Resto Banarawa, Rabu (20/12/2023). Yasip menegaskan bahwa fokusnya adalah melaksanakan tugas dan perintah dari Penjabat Gubernur Jawa Tengah untuk bersama-sama membangun Kota Salatiga, dan tidak ada niatan untuk maju dalam Pilkada Salatiga 2024.
Foto dok IST
Pj Walikota Salatiga bersama Sekda dan perwakilan Polres serta Kodim saat jumpa pers kesiapan Nataru.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penegasan itu disampaikan langsung oleh Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani SIP MM, didepan sejumlah wartawan saat menggelar jumpa pers di Resto Banarawa sekitar JLS Salatiga, Rabu (20/12/2023).

Dirinya dengan tegas bahkan memastikan tidak akan maju dalam Pilkada Kota Salatiga 2024 atau Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Salatiga, karena masih terus ingin berkarir sebagai aparatur sipil negara (ASN), karena dirinya baru akan pensiun sekitar 10 tahun lagi.

”Saya akan tetap fakus melaksanakan tugas dan perintah dari Pj Gubernur Jateng untuk bersama-sama membangun Kota Salatiga, Tidak ada niat dalam diri saya maju dalam Pilkada Salatiga 2024” ujar Yasip Khasani.

Menurutnya, kalau pun hendak mencalonkan diri sebagai kepala daerah, Yasip memilih di Wonosobo sebagai kota tempat dirinya dibesarkan dan menjadi ASN pertama kali.

”Tidak ada bayangan saya maju pada Pilkada Salatiga, jadi wartawan tidak usah curiga” ungkapnya sambil berseloroh.

Hadir dalam acara tersebut Sekda Kota Salatiga Ir Wuri Pujiastuti MM, pimpinan OPD lainnya, Polres, dan Kodim Salatiga.

Sementara itu Terkait dengan keberadaan atau posisi Kota Salatiga di Jawa Tengah, Yasip mengatakan sangat strategis.

Kota Salatiga perlu polesan dan branding agar menjadi lebih menarik, sebagai kota kunjungan wisata.

Rencana pembukaan akses exit tol di Jalan Pattimura Salatiga, bakal menjadi salah satu prioritas, sehingga memberikan multiplier efek ekonomi kepada warga Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang.

Terkait dengan materi kesiapan Pemkot Salatiga dan seluruh stakeholder di Kota Salatiga menyambut Perayaan Natal dan Tahun Baru, dia menyatakan sudah siap.

Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024 melibatkan komponen di Pemkot Salatiga, Polres Salatiga, Kodim/Korem, dan stakeholder lainnya.

Saat Natal dan Tahun Baru Yasip juga berharap agar persediaan sembako terjaga dengan baik, sehingga harga kebutuhan pokok di pasar stabil.

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved