RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jaga Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C

Jaga Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C

Jaga Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C

Semarang (05/10), PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Representative Office 2 Ruas Semarang Seksi A,B,C selaku pengelola Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C melakukan peningkatan kualitas pelayanan jalan tol guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

General Manager Representative Office 2 Ruas Semarang Seksi A,B,C, Nasrullah menjelaskan 4 bidang pelayanan di Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C. “Kita terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol. Empat bidang layanan yang selalu menjadi perhatian yaitu bidang layanan konstruksi, layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan tempat istirahat,” ujarnya.

Lebih rinci terkait 4 bidang peningkatan kualitas layanan di Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C adalah sebagai berikut:

Pelayanan Transaksi
Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C mempunyai 9 gerbang tol yaitu Gerbang Tol (GT) Manyaran, GT Tembalang, GT Gayamsari, GT Muktiharjo, GT Srondol, GT Jatingaleh 1, GT Jatingaleh 2, GT Krapyak 1, dan GT Krapyak 2. Kesembilan gerbang tol tersebut telah seluruhnya mengimplementasikan transaksi pembayaran secara otomatis. Untuk menunjang pelayanan transaksi, PT JTT Representative Office 2 telah melakukan penambahan kapasitas transaksi di Gerbang Tol Muktiharjo, pengadaan backup capture CCTV dan melakukan penyempurnaan sistem transaksi dari sistem tertutup ke sistem terbuka.

Pelayanan Lalu Lintas
Guna memberikan pelayanan yang optimal kepada pengguna jalan tol, PT JTT Representative Office 2 menyiagakan pelayanan lalu lintas 24 Jam. Selain itu, PT JTT juga menyiapkan armada pelayanan operasional yaitu 3 unit Kendaraan Mobile Customer Service, 1 unit Ambulans, 4 unit Derek, 1 unit Rescue dan 2 unit Patroli Jalan Raya.

Untuk meningkatkan pelayanan informasi kepada pengguna jalan, Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C telah terhubung dengan Traffic Information Center melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080, terdapat 24 Variable Message Sign, 24 layanan informasi yang tersebar di lajur, On Ramp dan gerbang tol, serta terdapat 59 buah CCTV untuk monitoring lalu lintas kendaraan. Selain itu, pada Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C juga telah melakukan pemenuhan CCTV lajur per 500 m dan pemasangan VMS Mobile di kendaraan Mobile Customer Service.

Tidak hanya itu, PT JTT Representative Office 2 juga telah melakukan perawatan perambuan dan railing yang berada di sepanjang Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C.

Pelayanan Konstruksi
PT Jasamarga Transjawa Tol selalu memastikan kondisi jalan tol nyaman untuk dilalui. Berbagai upaya yang dilakukan yaitu melakukan monitoring terhadap kondisi permukaan jalan tol agar tidak terdapat lubang (Zero Potholes), melakukan pemeliharaan rutin Scraping Filing dan Overlay, pekerjaan perbaikan lajur darurat, pemeliharaan Penerangan Jalan Umum dan penambahan kapasitas lajur pada Interchange Jangli.

Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C telah melakukan perawatan drainase saluran median di KM 429+700 s.d KM 430+800, Pekerjaan Dinding Penahan Tanah (DPT) KM 431+200 – 431+550, pemotongan rumput dan pemeliharaan sarana pelengkap jalan.

Pelayanan Tempat Istirahat/Rest Area
Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C memiliki rest area yang berada di KM 424 B. Rest area ini memiliki fasilitas 25 bilik toilet gratis, tempat parkir gratis dengan kapasitas 110 kendaraan serta tempat kuliner khas Semarang.

Selama dilakukan aktifitas pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan kualitas layanan jalan tol, PT JTT memastikan keamanan bagi pengguna jalan dan pekerja. PT JTT selalu memasang perambuan di sekitar lokasi pekerjaan dan mewajibkan para pekerja di lapangan untuk menggunakan alat pelindung diri serta tetap menerapkan protokol kesehatan.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran