KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jengkel Omongannya Sering Tak Digubris Sang Istri, Jambrong Aniaya Bayinya Hingga Tewas

Jengkel Omongannya Sering Tak Digubris Sang Istri, Jambrong Aniaya Bayinya Hingga Tewas

Jengkel Omongannya Sering Tak Digubris Sang Istri, Jambrong Aniaya Bayinya Hingga Tewas

Adi Cahyono tersangka pembunuhan balita berhasil ditangkap petugas Polres Semarang. (Foto/win)

UNGARAN – Adi Cahyono alias Jambrong (39) warga Lingkungan Kalibelang Desa Wujil Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang harus rela mendekam di jeruji besi akibat perbuatannya. Ia tega menganiaya anak kandungnya yang berusia 18 bulan hingga meninggal dunia.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan tersangka mendatangi rumah kontrakan istri sirinya yang bernama Puput Wulansari di Perum Alam Indah Desa Doplang Kecamatan Bawen pada tanggal 4 Juli 2021.

Saat tersangka datang, Puput mengatakan akan pergi ke Karangjati untuk menagih uang. Puput sempat dilarang dan diminta pergi keesokan harinya. Akan tetapi Puput tetap pergi, dan menitipkan anaknya kepada tersangka. Saat bersama tersangka, anak tak berdosa tersebut diminta makan telur asin, namun tidak mau.

Karena jengkel, anak tersebut diajak ke kamar. Lalu dalam posisi berdiri, korban diayun ke atas sebanyak tiga kali. Lemparan pertama dan kedua, korban ditangkap. Namun pada ayunan ketiga, sengaja tidak ditangkap dan jatuh di kasur lalu terpental ke lantai dalam posisi tengkurap dengan bagian kepala yang terkena lebih dulu. Korban yang kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan darah, lalu dibersihkan tersangka dengan bantal. Korban yang diangkat ke kasur ditekan perut dan dadanya sebanyak dua kali lalu dicekik hingga tewas.

Tersangka dijerat Pasal 76C Jo Pasal 80 Ayat 3 UU Republik Indonesia Nomo 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun. Sementara tersangka mengaku menganiaya anaknya karena jengkel omongannya tidak pernah didengar istri sirinya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
[pekok2]