URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Provinsi Jawa Tengah mencatat deflasi 0,10% (mtm) pada Agustus 2025, lebih rendah dari nasional 0,08%. Penurunan harga pangan seperti cabai, tomat, dan telur jadi penopang utama. Meski ada tekanan dari pendidikan dan transportasi, TPID bersama BI memperkuat koordinasi agar inflasi tetap terkendali.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jawa Tengah Alami Deflasi 0,10% pada Agustus 2025, Dipicu Turunnya Harga Pangan

Jawa Tengah Alami Deflasi 0,10% pada Agustus 2025, Dipicu Turunnya Harga Pangan

Jawa Tengah Alami Deflasi 0,10% pada Agustus 2025, Dipicu Turunnya Harga Pangan

Ilustrasi. (Foto: Dok. Rasika)
Ilustrasi. (Foto: Dok. Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah mencatat deflasi sebesar 0,10% (mtm) pada Agustus 2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan deflasi nasional yang berada di level 0,08% (mtm). Sebelumnya, Jawa Tengah sempat mengalami inflasi 0,18% (mtm) pada Juli.

Secara tahunan, inflasi di Jawa Tengah tercatat 2,48% (yoy), sedikit lebih tinggi dari inflasi nasional yang mencapai 2,31% (yoy). Seluruh kota pantauan inflasi di provinsi ini menunjukkan tren deflasi bulanan, dengan yang terdalam terjadi di Kabupaten Rembang (-0,20% mtm).

Pangan Jadi Penopang Deflasi

Deflasi terutama disumbang oleh kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (-0,19% mtm). Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain:

Cabai rawit, seiring panen di Temanggung, Brebes, dan Magelang.

Tomat dan bawang putih, karena pasokan pasar yang mencukupi.

Telur ayam ras, sejalan dengan meningkatnya produksi peternak.

Meski demikian, beberapa komoditas masih mencatat inflasi, seperti daging ayam ras (0,02% mtm) akibat kenaikan harga di tingkat distributor, dan beras (0,01% mtm) karena berakhirnya panen raya serta kendala distribusi.

Pendidikan dan Transportasi Dorong Kenaikan Harga

Tekanan inflasi juga datang dari kelompok Pendidikan (0,06% mtm), menyusul masuknya tahun ajaran baru 2025/2026. Biaya kuliah perguruan tinggi dan biaya sekolah dasar mengalami kenaikan, terutama pada komponen UKT dan pendaftaran ulang.

Kelompok Transportasi (0,01% mtm) turut menambah inflasi, dipengaruhi normalisasi tarif kereta api setelah diskon pada Juli. Namun, kenaikan tersebut tertahan oleh:

Penurunan harga BBM Pertamina pada awal Agustus (Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95).

Diskon tiket pesawat dari sejumlah maskapai dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia.

Upaya Kendalikan Inflasi

Ke depan, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Program pengendalian difokuskan untuk menjaga kecukupan pasokan serta kelancaran distribusi barang dan komoditas, agar inflasi tetap terkendali di rentang sasaran 2,5 ± 1%.(hwb)

BACA JUGA :

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei Konsumen menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, dan daya beli masih baik, sekaligus memiliki harapan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghasilan, dan perkembangan usaha dalam enam bulan mendatang sehingga menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan...
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran setelah dibantu seorang tukang ojek dan diamankan di Polsek Ungaran. Kepolisian kemudian berkoordinasi hingga korban kembali bertemu keluarganya serta mengimbau wisatawan lebih waspada saat bepergian bersama lansia dan anak-anak.
Hilang Saat Wisata di Celosia, Seorang Kakek Ditemukan Tukang Ojek di Alun-alun Lama Ungaran
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran...
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan tidak akan memutus kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu maupun penuh waktu meski belanja pegawai telah mencapai 34,4 persen APBD....
Ketiadaan layanan transportasi dan rute ekstrem pedesaan membutuhkan waktu dan energi sebelum memasuki ruang kelas
Tiba di Kelas dengan Senyuman: Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?
Akademisi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menilai layanan transportasi yang aman, terjangkau, dan merata menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia,...

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging