URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Relawan asal Semarang Eryadimas alias Klowor kembali terjun ke lokasi bencana di Sibolga, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025). Ia bergabung dengan BPBD dalam evakuasi korban banjir bandang dan longsor, terdorong misi kemanusiaan meski menghadapi medan berat dan keterbatasan komunikasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jejak Kemanusiaan Klowor: Dua Pekan di Longsor Cilacap, Kini di Banjir Bandang Sibolga

Jejak Kemanusiaan Klowor: Dua Pekan di Longsor Cilacap, Kini di Banjir Bandang Sibolga

Jejak Kemanusiaan Klowor: Dua Pekan di Longsor Cilacap, Kini di Banjir Bandang Sibolga

Relawan terintegrasi BPBD Jawa Tengah mengikuti briefing sebelum melaksanakan tugas kemanusiaan dalam penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025). Foto: IST
Relawan terintegrasi BPBD Jawa Tengah mengikuti briefing sebelum melaksanakan tugas kemanusiaan dalam penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025). Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Langkah kemanusiaan Eryadimas, relawan asal Semarang yang akrab disapa Klowor, belum berhenti. Setelah membantu pencarian korban longsor di Cilacap dua pekan lalu, kini ia berada di Sibolga, Sumatera Utara, untuk bergabung dalam operasi penyelamatan korban banjir bandang dan longsor.

Kamis (4/12/2025) sore, sambungan telepon dari Klowor terdengar tersendat. Ia sudah berada di lokasi terdampak setelah menempuh perjalanan panjang sejak berangkat dari Semarang pada 2 Desember.

“Sinyal di sini sulit. Kami masih proses pencarian dan evakuasi korban di Sibolga,” ujarnya singkat.

Sibolga dan beberapa wilayah lain di Sumatera Utara sedang berada dalam kondisi darurat akibat bencana hidrometeorologi. Rumah-rumah rusak berat, sejumlah akses jalan terputus, dan proses pencarian korban masih berlangsung. BNPB mencatat 283 korban meninggal dan 173 orang hilang di lima kabupaten/kota. Pengiriman logistik melalui udara terus dilakukan, sementara jalur darat pelan-pelan dibuka dari arah Padang Sidempuan dan Tarutung.

“Kami di sini bersama rombongan relawan terintegrasi BPBD Jawa Tengah,” katanya.

Keikutsertaan Klowor dalam misi ini bukan pengabdian pertamanya dalam waktu dekat. Pada 14 November lalu, ia turut berangkat bersama BPBD Kabupaten Semarang menuju lokasi longsor besar di Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyut, Cilacap. Di sana, ia ikut turun ke titik pencarian di antara material longsor setinggi rumah.

“Kami berangkat pakai truk serbaguna dari BPBD Kabupaten Semarang,” kata Klowor saat ditemui pada operasi penanganan di Cilacap.

Dari Jawa Tengah hingga Sumatera Utara, Klowor kembali berada di garis depan bencana. Meski sinyal kerap hilang dan medan yang dihadapi berat, satu kalimat masih ia tegaskan sebelum sambungan terputus, misinya untuk kemanusiaan. (win)

BACA JUGA :

Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dinas Sosial Kabupaten Semarang mengungkap sejarah berkembangnya kawasan Tegal Panas dan Gembol yang kini dikenal sebagai lokasi karaoke dan praktik prostitusi terselubung. Kepala Dinsos Istichomah menjelaskan, Jumat (26/6/2026), kedua kawasan bermula dari warung bagi pengguna jalan dan sopir truk, lalu berkembang menjadi usaha hiburan tanpa izin. Dinsos berfokus pada pendampingan penyintas HIV/AIDS, pelatihan keterampilan, serta penanganan dampak sosial, sementara penertiban menjadi kewenangan Satpol PP.
Kawasan Tegal Panas dan Gembol Tak Berizin, Dinsos Fokus Dampingi Warga Binaan dan Terdampak Sosial
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial ini diberikan kepada anak-anak penerima kategori desil 1 hingga 5 untuk mendukung kebutuhan sekolah, kesehatan, dan kesejahteraan mereka bertepatan dengan momentum Muharam.
Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved